JAKARTA, (ERAKINI) - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah merilis prakiraan cuaca terbaru untuk hari ini, Selasa (15/10/2024). Sejumlah wilayah di Indonesia diperkirakan mengalami hujan dengan intensitas bervariasi, mulai dari ringan hingga lebat, seiring dengan kondisi cuaca yang dipengaruhi masa peralihan musim.
Menurut BMKG, hujan pada masa peralihan ini umumnya bersifat lokal dan tidak merata. Intensitas hujan bisa berubah-ubah dalam waktu singkat, dari sedang hingga lebat.
Kondisi atmosfer yang lebih labil selama masa ini juga meningkatkan peluang terbentuknya awan konvektif, terutama awan Cumulonimbus (CB). Kehadiran awan-awan ini dapat memicu cuaca ekstrem seperti petir, angin kencang, dan hujan es di beberapa daerah.
"Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap cuaca yang tidak menentu. Hujan lebat bisa terjadi kapan saja dan berpotensi disertai petir serta angin kencang," tulis BMKG dalam rilis resminya, Selasa (14/10/2024).
Berikut prakiraan wilayah-wilayah yang berpotensi mengalami hujan hari ini:
Wilayah dengan Potensi Hujan Ringan
- Jambi
- Kepulauan Bangka Belitung
- DKI Jakarta
- Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY)
- Jawa Timur
- Bali
- Nusa Tenggara Barat (NTB)
- Nusa Tenggara Timur (NTT)
Wilayah dengan Potensi Hujan Sedang
- Aceh
- Sumatera Barat
- Riau
- Kepulauan Riau
- Bengkulu
- Banten
- Jawa Barat
- Jawa Tengah
- Kalimantan Barat
- Kalimantan Tengah
- Kalimantan Selatan
- Kalimantan Utara
- Sulawesi Utara
- Gorontalo
- Sulawesi Tengah
- Sulawesi Tenggara
- Papua Barat
Wilayah dengan Potensi Hujan Lebat
- Sumatera Utara
- Sumatera Selatan
- Lampung
- Kalimantan Timur
- Sulawesi Barat
- Sulawesi Selatan
- Maluku Utara
- Maluku
- Papua
BMKG meminta masyarakat untuk selalu memantau informasi terbaru terkait cuaca dan meningkatkan kewaspadaan, terutama di wilayah dengan potensi hujan lebat. Cuaca ekstrem dapat memicu bencana hidrometeorologi seperti banjir dan tanah longsor di daerah rawan.
"Perlu juga diantisipasi perubahan cuaca mendadak, terutama saat beraktivitas di luar ruangan," tulis BMKG.