Search

Arsenal ke Final Liga Champions setelah 20 Tahun, Arteta: Ini Malam Terbaik Sepanjang Karier Saya

JAKARTA, (ERAKINI) — Arsenal memutus penantian panjang menapak di final Liga Champions Eropa setelah menyingkirkan Atletico Madrid. The Gunners ke partai puncak untuk pertama kalinya setelah 20 tahun.

Pelatih Arsenal Mikel Arteta menyebut kemenangan 1-0  atas Atletico Madrid di leg kedua semifinal Rabu (6/5/2026) sebagai salah satu malam terbaik dalam kariernya. 

Ia menegaskan kebanggaannya terhadap performa tim sekaligus dukungan luar biasa para suporter yang menjadi bahan bakar kemenangan bersejarah tersebut.

Bermain di Emirates Stadium, Arsenal tampil hampir tanpa cela untuk mengunci kemenangan agregat dan memastikan tiket ke final Liga Champions pertama mereka dalam 20 tahun terakhir. Gol tunggal yang menentukan tak lepas dari atmosfer yang sudah “panas” bahkan sebelum laga dimulai.

“Ini salah satu malam terbaik dalam karier saya. Para suporter hari ini menaikkan standar dan menunjukkan bagaimana kami harus memainkan pertandingan ini,” ujar Arteta usai laga, dilansir laman resmi klub.

Ia secara khusus menyoroti sambutan luar biasa fans di luar stadion hingga energi masif yang tercipta sepanjang pertandingan. Menurutnya, atmosfer tersebut bukan sekadar dukungan, tetapi dorongan emosional yang meningkatkan keyakinan, intensitas, dan keberanian tim di lapangan.

“Cara mereka menyambut tim itu unik—saya belum pernah melihatnya sebelumnya. Energi di stadion hari ini benar-benar berbeda, sesuatu yang mengangkat keyakinan, energi, dan gairah semua orang. Saya sangat bangga,” lanjutnya.

Arteta juga tak menutupi betapa spesialnya pencapaian ini dalam sejarah klub. Arsenal baru untuk kedua kalinya mencapai final Liga Champions, sebuah momen yang ia sebut sebagai hasil dari perjalanan panjang penuh kerja keras dan emosi.

“Ada hari-hari ketika pekerjaan ini terasa gila. Tapi ketika saya melihat tribun, pemain, staf, dan kebahagiaan di wajah mereka, semuanya menjadi masuk akal,” katanya.

Kemenangan ini terasa semakin manis karena menjadi “balas dendam” atas kegagalan musim lalu, saat Arsenal tersingkir di fase yang sama oleh Paris Saint-Germain. Kali ini, mereka melangkah dengan meyakinkan sekaligus memperpanjang rekor tak terkalahkan di Liga Champions musim ini—11 kemenangan dan 3 hasil imbang.

Arteta menyebut timnya tampil luar biasa menghadapi lawan berpengalaman seperti Atletico Madrid. Ia menilai momen gol datang di waktu yang tepat, sementara ketenangan di menit-menit akhir menjadi kunci mengunci kemenangan.

“Kami menghadapi lawan yang sangat tangguh dan berpengalaman. Gol datang di waktu yang tepat. Di akhir laga kami harus mengelola permainan, dan kami melakukannya dengan sangat baik,” jelasnya.

Ia juga merasakan adanya sesuatu yang magis sepanjang pertandingan—sebuah firasat yang kemudian terkonfirmasi saat peluit akhir dibunyikan dan seluruh stadion meledak dalam euforia.

Perayaan kemenangan pun berlangsung lama dan melibatkan semua elemen klub, termasuk pemilik Josh Kroenke, jajaran direksi, hingga staf. Bagi Arteta, momen ini menunjukkan betapa besar arti perjalanan tersebut bagi semua pihak.

Namun, euforia tak boleh berlarut. Arsenal harus segera mengalihkan fokus ke perburuan gelar Premier League, dengan laga tandang krusial melawan West Ham United yang sudah menanti.

“Nikmati malam ini, tapi besok kami harus langsung pulih, mengisi ulang energi, dan bersiap untuk West Ham. Itu pertandingan yang sangat besar,” tegas Arteta.