Search

Link Live Streaming Indonesia vs Iran di Final Piala Asia Futsal 2026 Malam Ini

JAKARTA, (ERAKINI) – Timnas Indonesia bersiap menghadapi Iran di partai final Piala Asia Futsal 2026 (AFC Futsal Asian Cup Indonesia 2026) di Indonesia Arena Jakarta, Sabtu (7/2) malam. Pertandingan ini kick off pukul 19.00 WIB dan dapat disaksikan melalui live streaming berbayar di link ini.

Iran yang berstatus raksasa Asia menghadapi Indonesia yang baru pertama kali mencapai puncak di turnamen ini. Namun, Iran tidak bisa memandang remeh tantangan Indonesia. Gelar ke-14 yang akan memperpanjang rekor juara menjadi taruhan bagi sang juara bertahan. 

“Jumlah trofi dan gelar yang diraih Iran memang banyak, tetapi itu sudah menjadi masa lalu. Ini adalah pertandingan baru. Seperti pelatih lainnya, saya menghormati Indonesia. Kami fokus memainkan laga yang adil dan siapa pun yang pantas, dialah yang akan meraih gelar,” ujar Pelatih Iran Vahid Shamsaee (50) dikutip dari laman resm AFC.

Kemenangan ketat 4-2 atas Irak di semifinal mengantarkan Iran ke partai puncak. Meski demikian, menghadapi Indonesia dengan dukungan penuh publik tuan rumah akan menjadi tantangan berbeda bagi Pelatih Iran Vahid Shamsaee (50) yang pernah mengangkat trofi bergengsi ini baik sebagai pemain maupun pelatih.

“Saya percaya pertandingan besok akan menarik karena dua alasan,” kata Shamsaee, dikutip dari laman resm AFC. “Para suporter (Indonesia) sangat mencintai olahraga ini dan selalu menunjukkan gairah mereka. Kedua, kami menghadapi tim yang untuk pertama kalinya tampil di final dan memiliki motivasi besar," lanjutnya.

Ia pun berjanji timnya akan merespons Indonesia—yang berambisi mencetak sejarah baru—dengan sangat serius. “Inilah keindahan permainan, ketidakpastian. Jika dilihat di atas kertas, tentu Jepang berada di daftar teratas. Namun ketika kami masuk ke lapangan, apa pun bisa terjadi—seperti Indonesia yang berhasil melaju ke final," ucapnya.

Turnamen ini menjadi perjalanan yang sangat menggairahkan bagi Indonesia, yang melampaui capaian terbaik di setiap fase. Pada edisi-edisi sebelumnya, Indonesia baru sekali mencapai perempat final.

Pelatih Hector Souto sepenuhnya berharap timnya terus mendapat dukungan luar biasa dari para suporter, sambil fokus pada pemulihan usai kemenangan melelahkan 5-3 atas Jepang di semifinal yang harus ditentukan lewat perpanjangan waktu.

“Adrenalin seperti ini justru berdampak positif, bukan negatif. Kami menanganinya dengan baik karena pernah mengalaminya pada laga-laga uji coba di sini dengan 15.000 penonton. Kini kami berada di final salah satu ajang futsal terbesar di Asia dan dunia," bebernya.

Di final, kata Souto, dukungan itu tidak akan menjadi penentu utama karena yang terpenting adalah apa yang terjadi di lapangan. Namun tetap menjadi faktor positif bagi timnya.

“Iran telah memainkan 105 pertandingan di turnamen ini (sepanjang sejarah) dan hanya kalah empat kali, jadi kami tidak memiliki tekanan. Tekanan justru ada pada Iran. Mereka juara bertahan dan memiliki pemain yang berkarier di luar negeri. Mereka punya kualitas dan pemain-pemain luar biasa," katanya.

Ia memastikan skuad Garuda berada dalam kondisi yang baik. Kebersamaan tim memberi motivasi, dan pemain saling memahami. "Dengan taktik kami, saya yakin kami akan kompetitif,” tandasnya.