Search

Sempat Rendam 13 Kecamatan, Banjir Demak Mulai Surut

JAKARTA, (ERAKINI) - Banjir yang melanda Kabupaten Demak, Jawa Tengah sempat merendam 13 kecamatan dan 70 desa pada Rabu (20/3/2024). Puluhan ribu warga pun terpaksa mengungsi karena rumahnya kebanjiran.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Abdul Muhari menyampaikan perkembangan terkini terkait banjir di tanah wali songo tersebut. 

Menurut dia, di salah satu kecamatan yang terendam banjir yakni Kecamatan Karanganyar, turun hingga 50 sentimeter pada Kamis (21/3/2024). Ia mengatakan, sebelumnya ketinggian air menggenangi wilayah tersebut hingga 200 meter.

"Hal yang sama juga terjadi di wilayah Demak Kota. Genangan banjir setinggi betis orang dewasa sejak banjir melanda Kota Wali pada 13 Maret ini berangsur turun 20 centimeter pada hari ini. Dengan menggunakan mobil pompa, tim gabungan melaksanakan penyedotan air di Sungai Londo, Desa Singorjo, Kecamatan Demak Kota sejak Rabu (20/3/2024) malam," katanya dalam keterangan tertulisnya, Kamis (21/3/2024).

Ia menuturkan, hingga hari ini, wilayah yang masih terdapat genangan air sebanyak enam kecamatan antara lain Kecamatan Karanganyar, Kecamatan Karang Tengah, Kecamatan Gajah, Kecamatan Wonosalam, Kecamatan Sayung, dan Kecamatan Demak. 

Abdul Muhari menyebut, BPBD setempat telah melaporkan bahawa sejumlah pengungsi sudah kembali ke rumah masing-masing. Meski demikian, jumlah pengungsi yang masih bertahan di pengungsian adalah sebanyak 24.436 jiwa dan tersebar di 106 titik pengungsian.

Menurut Abul Muhari, kerja keras tim gabungan yang terdiri dari BPBD Kabupaten Demak bersama unsur forkopimda terus dilakukan untuk bersama-sama melakukan penanganan darurat banjir.  Pihaknya juga melakukan pendataan terhadap dampak kerugian materil. 

Selain itu, tim gabungan bersama warga juga telah memulai kegiatan pembersihan lingkungan di wilayah yang telah surut genangannya.

"BPBD Kabupaten Demak juga telah menghimbau warga untuk selalu waspada akan potensi banjir susulan juga terhadap binatang-binatang liar seperti ular yang muncul pascabanjir," pungkasnya.