Update Bencana Tanah Bergerak di Padasari Tegal: 2.453 Warga Mengungsi
Akhmad Baihaqi Arsyad
SEMARANG, (ERAKINI) - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sebanyak 2.453 warga terpaksa meninggalkan rumah mereka akibat bencana pergerakan tanah yang melanda Desa Padasari, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah.
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, mengungkapkan bahwa ribuan pengungsi tersebut terdiri dari berbagai kelompok usia dan rentan. Rinciannya meliputi 945 laki-laki dan 982 perempuan, termasuk 220 lanjut usia, 179 anak, 40 balita, 65 batita, serta 3 ibu hamil dan 3 ibu menyusui. Selain itu, terdapat 1.049 remaja dan 894 orang dewasa yang turut terdampak.
"Pengungsi terpusat di delapan titik pengungsian yaitu Majlis Az Zikir wa Rotibain, Majelis & Dukuh Pengasinan, SDN 2 Padasari, Dukuh Lebak RW 05, Gedung Serbaguna Desa Penujah, Ponpes Dawuhan Padasari, Dukuh Tengah Desa Tamansari, dan Desa Mokaha Kecamatan Jatinegara," kata Abdul Muhari, Senin (9/2/2026).
BNPB menyatakan telah mengerahkan tim ke lokasi terdampak untuk melakukan pendampingan kepada pemerintah daerah, sekaligus menyalurkan bantuan logistik dan kebutuhan pangan bagi para pengungsi.
Selain memastikan terpenuhinya kebutuhan dasar, penanganan bencana kini difokuskan secara paralel pada pendataan warga terdampak dan pencarian lokasi yang layak untuk pembangunan hunian sementara (huntara).
Dinas Sosial, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil), serta Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Tegal tengah melakukan verifikasi serta pemutakhiran data By Name By Address (BNBA) sebagai dasar penerbitan surat keputusan kebutuhan huntara.

















