Tanah Bergerak di Banjarnegara: 16 Rumah Rusak Berat, 39 Lainnya Terancam
Akhmad Baihaqi Arsyad
JAKARTA, (ERAKINI) – Sebanyak 16 rumah rusak berat akibat fenomena pergerakan tanah terjadi di Desa Ratamba, Kecamatan Pejawaran, Kabupaten Banjarnegara, Provinsi Jawa Tengah (Jateng). Selain itu 39 rumah lainnya kini terancam.
Hal itu disampaikan oleh Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Abdul Muhari.
“Sejak Selasa (21/1/2025) hingga Rabu (22/1/2025). Gerakan tanah itu mengakibatkan rayapan/amblesan pada jalan penghubung antara Kecamatan Pejawaran dan Kecamatan Batur. Data sementara per Jumat (31/1), peristiwa gerakan tanah itu telah mengakibatkan kerusakan jalan kabupaten, 16 rumah warga rusak berat, 39 rumah terancam dan menyebabkan kerusakan jaringan listrik,” kata Abdul Muhari dilansir dari laman resmi BNPB, Minggu (2/2/2025).
Ia mengatakan, hasil kaji cepat sementara, terdapat 5 titik rekahan dengan kedalaman amblesan sebesar 70 hingga 200 sentimeter. Perkembangan rekahan itu berangsur dari area ketinggian bagian timur menuju lereng ke arah barat.
“Dari data laporan visual terlihat beberapa rumah roboh dan terbenam ke dalam tanah hingga setengah bangunan. Ada juga sejumlah rumah yang rata dengan tanah hanya menyisakan atapnya saja. Kondisi jalan kabupaten pun mengalami keretakan dan mustahil dilewati kendaraan roda 4 atau lebih,” katanya.
Abdul Muhari mengungkapkan bahwa hasil pemantauan gerakan tanah pada tanggal 25 Januari 2025 oleh Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Jawa Tengah, dijumpai bahwa pergeseran lapisan tanah terus terjadi. Hal itu ditunjukkan dengan kondisi jarak antar rumah semakin menumpuk dan bagian rumah yang terbenam.

















