Tol Cisumdawu Sumedang Retak dan Amblas, Akses Kendaraan Ditutup
Thomas Pulungan
SUMEDANG, (ERAKINI) - Pergerakan tanah mengancam infrastruktur vital di ruas Tol Cisumdawu (Cileunyi-Sumedang-Dawuan). Kerusakan serius terjadi di KM 177, tepatnya di Blok Binong–Bojongtotor, Desa Sirnamulya, Kecamatan Sumedang Utara, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.
Kondisi ini membuat petugas menutup sebagian jalur tol dan mengalihkan arus kendaraan.
Kapolres Sumedang AKBP Joko Dwi Harsono, mengatakan, pergerakan tanah terjadi sejak Sabtu (17/5) sekitar pukul 10.00 WIB, menyebabkan retaknya barrier beton dan amblasnya badan jalan hingga 50 sentimeter.
“Seluruh kendaraan kini dialihkan ke jalur lambat, sementara jalur cepat ditutup total untuk mencegah risiko kecelakaan,” kata AKBP Joko dalam pernyataannya,.
Joko menjelaskan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan PT Citra Karya Jabar Tol (CKJT) telah mengonfirmasi adanya kerusakan struktural pada beberapa titik jalan. Tindakan pengamanan dan pengalihan jalur telah diberlakukan sejak kejadian.
Selain itu, di titik berbeda KM 204 tepatnya di Jembatan Cikadongdong, Blok Cacaban Conggeang, tiang penyangga jembatan dilaporkan mengalami pergeseran serius. Diperkirakan, perbaikan infrastruktur jembatan ini membutuhkan waktu hingga satu tahun.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumedang mencatat bahwa mahkota longsoran mencapai panjang 170 meter dan tinggi 300 meter, menimbulkan potensi longsor lanjutan yang mengancam sekitar 60 rumah warga di Dusun Bojongtotor.















