DPRD Jateng Desak Pemerintah dan Warga Perkuat Mitigasi Bencana
Hendrati Hapsari
SEMARANG, (ERAKINI)- Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah Sarif Abdillah mengingatkan pemerintah daerah dan masyarakat untuk tidak abai terhadap kondisi sungai dan lingkungan menyusul jebolnya sejumlah tanggul di Semarang dan Demak, Senin (16/2/2026).
"Namun jika kemudian kita abai menjaganya, bisa saja memunculkan bencana, seperti banjir yang merugikan kita semua," ungkap Sarif Abdillah.
Dia menegaskan pentingnya sinergi dalam merespons peringatan dini BMKG guna menekan risiko kerusakan akibat cuaca ekstrem. Selama ini, BMKG rutin memberikan informasi yang jelas melalui stasiun di setiap provinsi.
"Ini harus menjadi perhatian serius dalam upaya mitigasi bencana," jelas legislator dari daerah pemilihan (dapil) Banyumas dan Cilacap ini.
Dia menambahkan, sumber daya alam dapat berubah menjadi petaka apabila tidak dikelola secara bijak.
"Karena itu, kita harapkan pemerintah mampu menghadapi potensi bencana sekaligus mengawal agar cuaca ekstrem tidak menimbulkan dampak kerusakan yang besar bagi kehidupan, khususnya bagi masyarakat," kata Kakung, sapaan akrab Sarif Abdillah.

Seperti diberitakan, Di Semarang, banjir melanda Perumahan Dinar Indah, Kelurahan Mateseh, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang akibat tanggul sementara jebol sehingga air Kali Babon meluap.


















