144 Rumah di Bogor dan Sukabumi Rusak Akibat Gempa M 4,0
Akhmad Baihaqi Arsyad
JAKARTA, (ERAKINI) - 144 rumah di wilayah Kabupaten Bogor dan Sukabumi, Provinsi Jawa Barat rusak akibat gempa bumi dengan magnitudo 4,0 yang terjadi pada Jumat (8/12/2023) dini hari, menurut data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari menyampaikan bahwa gempa bumi yang pusatnya berada pada kedalaman 5 kilometer di sekira 25 kilometer arah barat daya Kota Bogor antara lain menyebabkan kerusakan bangunan di Desa Purwabakti, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor, sebagaimana dikutip dalam siaran pers BNPB di Jakarta, Sabtu (9/12/20).
Di wilayah Bogor itu, gempa bumi menyebabkan 7 rumah dan 1 musala rusak. Kemudian juga berdampak pada 7 keluarga yang terdiri atas 21 jiwa di Kampung Cigarehong serta mengakibatkan 7 rumah dan 1 musala rusak serta berdampak pada 7 keluarga yang terdiri atas 31 jiwa di Kampung Pada Jaya.
Selain itu, menurut Abdul, petugas masih mendata dampak gempa bumi di Kampung Pada Jembar RT 04 RW 09 dan Kampung Cimapag RT 01 RW 12.
Abdul mengatakan bahwa gempa bumi telah memaksa 11 keluarga yang terdiri atas 41 jiwa mengungsi di wilayah Kecamatan Pamijahan.
Di wilayah Kabupaten Sukabumi, gempa bumi antara lain menyebabkan sembilan rumah rusak berat, 28 rumah rusak sedang, dan 37 rumah rusak ringan di Kampung Pasirmasigit, Desa Cipeuteuy, Kecamatan Kabandungan. Gempa berdampak pada 27 keluarga di kampung itu.


















