Debat perdana Pilkada Jatim 2024, di Graha Unesa Surabaya, Jumat (18/10/2024) malam. Foto: YouTube KPU Jatim.
SURABAYA, (ERAKINI) - Calon gubernur (cagub) nomor urut 1, Luluk Nur Hamidah, menyoroti masih tingginya angka kemiskinan dan pengangguran di Jawa Timur (Jatim) saat ini. Ia menyentil peran cagub Khofifah Indar Parawansa selaku gubernur lima tahun dan pernah menjabat menteri sosial.
"Beliau pernah menjadi Menteri Sosial, namun demikian kondisi Jawa Timur sebagaimana yang kita rasakan dan kita ketahui, bahwa jumlah penduduk miskin di Jawa Timur tertinggi di Indonesia, satu juta penggangguran," ujar Luluk saat menyampaikan visi-misi pada sesi debat Pilkada Jatim 2024, di Graha Unesa Surabaya, Jumat (18/10/2024) malam, dipantau dari
Luluk menyampaikan bahwa lulusan SMK yang seharusnya siap kerja, ternyata mereka menjadi penyumbang pengangguran terbuka terbesar di Jawa Timur. Belum lagi angka kekerasan terhadap anak perempuan dan juga angka bunuh diri, ternyata juga tertinggi kedua di Indonesia.
"Bahkan ada 381.000 anak di Jawa Timur yang tidak sekolah, bahkan termasuk juga di Surabaya, rakyat Jawa Timur. Maka penting bagi kami untuk memantapkan komitmen bahwa lapangan kerja akan gampang ke ono sing nganggur," ucapnya.
Menjawab data yang disampaikan Luluk, Khofifah dengan yakin menegaskan bahwa seluruh masyarakat Jawa Timur hari ini sudah menjadi lumbung pangan nasional dengan produksi padi tertinggi. Begitu juga hasil ikan tangkap, tertinggi secara nasional, daging juga tertinggi secara nasional.
"Itu artinya bahwa petani kita, nelayan kita, peternak kita sudah bekerja keras luar biasa. Investasi kita di tahun 2023 adalah investasi tertinggi selama 10 tahun. Terakhir pertumbuhan kita pertumbuhan yang inklusif karena pengangguran terbuka di Jawa Timur lebih rendah daripada pengangguran di Indonesia," katanya.
"Oleh karena itu saya ingin menyampaikan kepada kita semua bahwa Jawa Timur siap menjadi gerbang baru Nusantara," sambungya.
Debat perdana ini mengangkat tema 'Transformasi Sosial dan Peningkatan Produktivitas Sumber Daya Lokal untuk Kesejahteraan Masyarakat Jawa Timur'.
Debat akan diikuti ketiga paslon yakni Khofifah Indar Parawansa-Emil Elestianto Dardak, Tri Rismaharini-Zahrul Azhar Asumta Gus Hans, dan Luluk Nur Hamidah-Lukmanul Khakim.
Terdapat tujuh panelis yang terlibat dalam debat perdana Pilkada Jatim 2024 ini. Panelis ini semuanya berasal dari kalangan akademisi yang memiliki kompetensi secara keilmuan. Semua panelis telah menandatangani pakta integritas untuk menjaga independensi mereka.
Berikut tujuh panelis yang terlibat dalam debat ini:
1. Prof Achmad Muhibin Zuhri, Ahli Pendidikan Agama dari Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sunan Ampel Surabaya
2. Prof Muhammad Syarif, Ahli Manajemen dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Trunojoyo Madura
3. Adhitya Wardhono, Ahli Ekonomi Pembangunan dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Jember
4. Sasongko Budisusetyo, Ahli Akuntansi dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Hayam Wuruk Perbanas Surabaya.
5. Ahmad Imron Rozuli, Ahli Sosiologi Ekonomi dan Kelembagaan dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Brawijaya
6. Hidayatullah, Ahli Kesehatan dari Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Ma'arif Hasyim Latif Sidoarjo.
7. Rina Wahyu Setyaningrum, Ahli Pendidikan Bahasa dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Malang.