Hujan Deras, Sejumlah Wilayah di Kota Serang Dikepung Banjir dan Longsor
Tim Redaksi
SERANG, (ERAKINI) - Sejumlah wilayah di Kota Serang, Banten dilanda banjir, longsor, serta dampak cuaca ekstrem akibat hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang terjadi sejak Kamis (18/12/2025) hingga Jumat (19/12/2025) dini hari.
Berdasarkan laporan sementara Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Serang pada Jumat (19/12/2025) pukul 00.40 WIB, bencana hidrometeorologi tersebut berdampak pada sedikitnya 967 kepala keluarga atau 3.702 jiwa.
BPBD mencatat, banjir terjadi di tujuh titik yang tersebar di Kecamatan Kasemen, Cipocok Jaya, dan Walantaka. Di Kecamatan Kasemen, banjir merendam permukiman warga di Lingkungan Rujak Beling, Kendal, Tanggul Jaya, dan Manggerong dengan ketinggian air bervariasi antara 15 sentimeter hingga 60 sentimeter.
Di Kecamatan Cipocok Jaya, banjir menggenangi Komplek Untirta Permai dan Komplek Grand Sutra dengan ketinggian air mencapai 80 sentimeter. Sementara di Kecamatan Walantaka, banjir melanda Komplek Grand Sutera, Kelurahan Teritih.
“Sebagian wilayah masih tergenang hingga laporan ini dibuat, dan puluhan warga terpaksa mengungsi,” tulis BPBD Kota Serang dalam laporannya.
Selain banjir, cuaca ekstrem juga menyebabkan empat rumah rusak di Kecamatan Taktakan, Serang, dan Kasemen. Kerusakan terjadi pada bagian dapur, kamar mandi, hingga ruang tengah rumah warga.
BPBD juga mencatat tiga kejadian pohon tumbang yang sempat mengganggu akses jalan serta menyebabkan gangguan aliran listrik di beberapa lokasi.
Satu kejadian longsor dilaporkan terjadi di Lingkungan Cikoak, Kelurahan Cilowong, Kecamatan Taktakan, pada Kamis pagi.

















