Gus Yusuf Dorong Penguatan dan Kebersamaan NU
Hendrati Hapsari
PALANGKARAYA, (ERAKINI) - Pengasuh API Tegalrejo KH Muhammad Yusuf Chudlori (Gus Yusuf) mendorong seluruh elemen Nahdlatul Ulama untuk memperkuat kebersamaan, dan menghentikan konflik di internal PBNU yang seharusnya tidak perlu terjadi.
Gus Yusuf menyampaikan dalam rangkaian silaturahim bersama jajaran PWNU Kalimantan Tengah, PWNU Kalimantan Selatan, serta tidak kurang dari 24 PCNU dari dua wilayah tersebut.
Menurut Gus Yusuf, kehadiran para pengurus PWNU dan PCNU dari Kalimantan Tengah serta Kalimantan Selatan, dalam satu forum itu, menjadi pesan penting.
“Warga NU di daerah menginginkan NU kembali fokus pada khidmah, bukan terus-menerus disibukkan oleh ketegangan internal,” kata Gus Yusuf, belum lama ini.
Dia menyebutkan, jika pengurus di daerah saja rela berjalan jauh, menempuh waktu panjang, hanya untuk bersilaturahim dan menyatukan langkah, maka para elite NU juga harus memberi teladan yang sama.
“Kita harus mendengar suara warga NU yang ingin rukun, ingin guyub, dan ingin NU kembali fokus berkhidmah,” tambah dia.
Gus Yusuf menegaskan, NU adalah rumah besar para kiai, tuan guru, guru, santri, pengurus, dan warga nahdliyin. Oleh karena itu, setiap perbedaan pandangan semestinya dikelola dengan adab, musyawarah. Selain itu, semangat menjaga jam’iyyah, bukan diperpanjang menjadi ketegangan yang melelahkan umat.


















