17.940 Warga Jawa Timur Berhasil Lepas dari Jeratan Kemiskinan
Akhmad Baihaqi Arsyad
SURABAYA, (ERAKINI) – Jawa Timur (Jatim) mencatat kemajuan signifikan dalam upaya pengentasan kemiskinan. Berdasarkan data terbaru Badan Pusat Statistik (BPS) per Maret 2025, tingkat kemiskinan di provinsi ini turun menjadi 9,50 persen, setara dengan 3,83 juta jiwa. Angka ini menunjukkan penurunan sebesar 0,29 persen poin dibandingkan periode yang sama tahun lalu, ketika persentasenya masih di angka 9,79 persen.
Selama satu tahun terakhir, tercatat sebanyak 17.940 penduduk Jawa Timur berhasil keluar dari status miskin. Penurunan ini menempatkan Jatim sebagai provinsi dengan angka pengurangan kemiskinan tertinggi kedua di Pulau Jawa setelah Jawa Tengah (tertinggi pertama).
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menyampaikan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil dari kerja bersama antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta masyarakat sipil.
“Sinergi seluruh elemen di Jawa Timur berhasil mengentaskan 17.940 masyarakat miskin atau setara 0,29 persen (y-o-y) berdasarkan rilis data Badan Pusat Statistik (BPS) Maret 2025 yang dirilis pada Jumat (25/7/2025).
Penurunan tersebut menjadikan kemiskinan Jawa Timur berada pada angka 9,50 persen, turun sebanyak 0,29 persen poin dari 9,79 persen pada Maret 2024. Jumlah penduduk miskin kini tercatat sebanyak 3.836.520 jiwa.

















