Hormati Guru, Rektor UIN Banten Prof Ishom Pertahankan Tanda Tangan Basah pada Ratusan Sertifikat PPG
Abdul Rahman Ahdori
SERANG, (ERAKINI) - Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Maulana Hasanuddin Banten Prof Muhammad Ishom memilih membubuhkan tanda tangan basah ratusan ijazah atau sertifikat pendidik pada program Pendidikan Profesi Guru (PPG).
Di tengah tren digitalisasi, langkah ini tentu bukan tanpa alasan. Pria yang biasa disapa Prof Ishom ini ingin memberikan penghormatan kepada guru. Pemberian tanda tangan manual, kata Prof Ishom adalah bentuk penghormatan tinggi dan suntikan semangat, serta untaian doa langsung dari Rektor kepada para guru yang akan mengabdi.
“Walaupun era sekarang mungkin beberapa kampus dianggap ketinggalan zaman karena sudah ada pakuat digital, tetapi saya menyediakan sebagai bagian saksi tentang pengeluaran profesi guru. Semua sertifikat Bapak dan Ibu yang nanti diterima, semuanya ditandatangani secara basah,” ujar Prof Ishom dalam sambutannya pada acara Yudisium dan Pengukuhan Guru Profesional di Convention Hall Kampus 2 UIN SMH Banten, pada Rabu (24/06/2026)
Alumnus pondok pesantren Krapyak Yogyakarta ini menjelaskan, setiap kali akan menandatangani sertifikat atau ijazah ia pasti menyelipkan doa agar para guru profesional tersebut senantiasa diberikan kekuatan dan keikhlasan yang tulus dalam mendidik.
Lebih dari itu, Prof Ishom menilai bahwa keikhlasan itu dipercaya akan menjadi tirakat atau pembuka jalan keberkahan bagi kesuksesan anak-anak didik serta keturunan para guru di masa depan.
Prof Ishom berharap goresan tinta basah di atas ratusan sertifikat tersebut bisa menjadi suntikan semangat spiritual bagi para guru untuk terus mengabdi kepada bangsa, negara, dan agama tercinta.
“Mudah-mudahan ini menjadi penyemangat buat Bapak dan Ibu semua untuk senantiasa mengabdi kepada bangsa, negara, dan agama kita tercinta,” tuturnya.















