Banjir Bandang Seret 10 Mahasiswa Teknik Geologi UNG, 3 Ditemukan Meninggal
Thomas Pulungan
BONE BOLANGO, (ERAKINI) - Sepuluh mahasiswa Universitas Negeri Gorontalo (UNG) terseret banjir bandang di Desa Dunggilata, Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo, Selasa (15/4/2025). Tujuh orang berhasil selamat, sementara tiga lainnya ditemukan meninggal dunia.
“Informasi terakhir, semuanya sudah ditemukan. Tujuh orang selamat dan tiga meninggal dunia,” ujar Kepala Pelaksana BPBD Bone Bolango, Achril Y Babyonggo, dalam keterangannya.
Achril menjelaskan, para korban adalah mahasiswa Jurusan Teknik Geologi UNG yang sedang melakukan kegiatan pemetaan geologi di wilayah pegunungan sekitar Desa Dunggilata.
Para mahasiswa ini sudah berada di lokasi penelitian selama dua hari dan sedang dalam perjalanan pulang ke kawasan pemukiman saat banjir bandang terjadi.
Tanpa diduga, saat tengah menyusuri jalur pulang, mereka dihantam arus deras banjir bandang yang terjadi secara tiba-tiba, menyebabkan seluruh rombongan terseret air.
Pada awalnya, seluruh mahasiswa sempat dilaporkan hilang, namun berkat bantuan warga dan tim penyelamat, proses pencarian membuahkan hasil. Satu per satu dari mereka berhasil ditemukan.
















