Gunung Marapi Kembali Erupsi, Bandara Minangkabau Ditutup
Thomas Pulungan
PADANG (ERAKINI) - Bandara Minangkabau (BIM) di Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat, kembali ditutup sementara waktu, Jumat (5/1/2024). Hal ini menyusul terjadinya kembali erupsi Gunung Marapi.
"Benar ditutup sementara ya, akibat abu erupsi Gunung Marapi mengganggu penerbangan," ujar Kepala Otoritas Bandara (Otban) Wilayah VII Padang, Capt Megi Helmiadi.
Megi mengatakan penutupan bandara dilakukan sejak pukul 10.45 WIB hingga 16.00 WIB. Berdasarkan hasil observasi, abu vulkanis Gunung Marapi sudah sampai ke BIM, sehingga dipastikan mengganggu penerbangan.
"Penutupan sementara bandara ini harus dilakukan demi keselamatan, karena sebaran abu vulkanik dapat membahayakan dan menghentikan kerja mesin pesawat terbang," katanya.
"Dari hasil observasi dan pertemuan dengan seluruh stakeholder maka diputuskan penutupan sementara," lanjut Megi.
Menurut Megi, pihaknya terus secara berkala memantau perkembangan terbaru dari dampak erupsi Gunung Marapi. Sebelumnya, penutupan BIM dengan alasan yang sama juga dilakukan pada 22 Desember 2023.
Penutupan Bandara Minangkabau juga tindak lanjut dari instruksi Direktorat Jenderal Perhubungan Udara (Ditjen Hubud) Kementerian Perhubungan (Kemenhub). Hal ini sebagai langkah mitigasi akibat adanya abu yang terdeteksi melalui pengamatan lapangan.

















