BMKG Ungkap Penyebab Dentuman Keras di Bandung Raya akibat Gempa Langit, Apa Itu?
Thomas Pulungan
BANDUNG, (ERAKINI) — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan fenomena dentuman keras yang terdengar di sejumlah wilayah Bandung Raya pada Jumat (5l4/9) hingga Sabtu (5/9/ dini hari tidak berkaitan dengan aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau di perairan Selat Sunda.
Kepala BMKG Stasiun Geofisika Kelas I Bandung, Suaidi Ahadi, mengatakan, aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau yang terjadi bersamaan dengan munculnya suara dentuman di Bandung Raya tidak menunjukkan adanya keterkaitan.
"Kalau di Kota Bandung, menurut saya terlalu jauh untuk mendengar aktivitas dari letusan Gunung Krakatau yang kejadiannya seperti kemarin," kata Suaidi.
Menurut Suaidi, fenomena dentuman tersebut dapat dipicu oleh sejumlah aktivitas geofisika. Beberapa di antaranya adalah swarm earthquake atau rangkaian gempa kecil, aktivitas kegempaan di kawasan karst, hingga gempa yang disebabkan oleh runtuhan.
"Fenomena tersebut di Bandung Raya dan sekitarnya kita definisikan sebagai skyquake atau dentuman langit, atau disebut juga dengan gempa langit," jelas ya.

















