Cipayung Plus-Fitra Desak DPRD Riau Segera Bentuk Pansus Defisit APBD 2024
Thomas Pulungan
PEKANBARU, (ERAKINI) - Koalisi Cipayung Plus Riau mendesak DPRD Riau segera membentuk Panitia Khusus (Pansus) untuk mengusut defisit anggaran dalam APBD 2024. Desakan ini kembali menguat dalam Focus Group Discussion (FGD) yang digelar Koalisi Cipayung Plus bersama Fitra Riau, Jumat (18/7/2025)
FGD ini menjadi bagian dari rangkaian upaya Cipayung Plus dalam menggali lebih dalam akar persoalan defisit yang terungkap dalam Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK RI. Dalam laporannya BPK menemukan defisit sebesar Rp1,76 triliun.
Ketua Umum HMI Badko Riau-Kepri, Wiryanto Aswir, menegaskan, bahwa gerakan ini bukan reaksi spontan, melainkan hasil dari diskusi dan konsolidasi sejak dua bulan lalu.
“Kami telah bergerak bersama Cipayung Plus, bahkan mengajak BEM se-Riau dan BEM Nusantara yang juga punya kegelisahan sama. Defisit ini merugikan masyarakat dan berdampak pada pembangunan ke depan,” ujar Wiryanto dalam keterangan persnya, dikutip Sabtu (18/7).
Kata dia, hal yang menjadi sorotan utama dalam FGD tersebut sikap Ketua DPRD Riau yang dinilai berubah-ubah soal pembentukan Pansus.
“Awalnya mendukung pembentukan Pansus, tapi sekarang justru mengatakan ditunda karena tidak ada anggaran. Ini pernyataan yang kontradiktif, dan akan kami kaji secara serius,” tegas Wiryanto.
Sementara Ketua IMM Riau Alpin Jarkasi Harahap menilai DPRD tidak menjalankan amanah rakyat jika terus mengabaikan aspirasi mahasiswa dan publik.
“Kami sudah kirimkan sinyal sejak lama, mulai dari rapat hingga aksi papan bunga pada 4 Juli lalu. Tapi sampai sekarang belum ada kejelasan. Bahkan, Ketua DPRD malah mengeluarkan dua pernyataan yang saling bertolak belakang,” ucapnya.

















