Satu TPS di Bengkulu Belum Terjangkau Internet, Begini Kata KPU
Abdul Rahman Ahdori
BENGKULU, (ERAKINI)-Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Rejang Lebong, Bengkulu, mencatat tinggal satu tempat pemungutan suara di daerah itu yang belum terjangkau jaringan internet sehingga menyulitkan penggunaan Sistem Informasi Rekapitulasi Suara (Sirekap) Pemilu 2024.
Koordinator Divisi Perencanaan, Data, dan Informasi KPU Kabupaten Rejang Lebong Muhammad Anas Kholiq mengatakan, penghitungan dan rekapitulasi perolehan suara Pemilu 2024 akan menggunakan Sirekap sehingga lokasi pendirian setiap TPS harus didukung jaringan internet yang memadai.
"Saat ini dari 40 TPS yang semula terkendala jaringan internet, tinggal satu TPS lagi yang berada di Desa Talang Belitar, Kecamatan Sindang Dataran, yang statusnya masih blank spot," kata Anas di Rejang Lebong, Senin (15/1/2024).
Dia menjelaskan semula TPS yang mengalami kendala sinyal internet lemah atau bahkan tidak ada jaringan internet tercatat 40 dari total 816 TPS di Kabupaten Rejang Lebong.
"Di Kecamatan Sindang Dataran ini ada dua desa yang blank spot, yakni Warung Pojok dan Talang Belitar. Untuk di Desa Warung Pojok, kita sudah ada solusinya menggunakan modem orbit yang memancarkan sinyal wifi. Modemnya akan kita pasang di tempat tinggi," terangnya.
Sedangkan untuk masalah jaringan internet di Desa Talang Belitar sudah diupayakan menggunakan berbagai provider, namun belum bisa mendapatkan jaringan internet sehingga masih dicarikan jalannya keluarnya.

















