Suasana pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan dalam sebuah acara yang digelar di Kota Serang, Banten, Sabtu (7/2/2026). (Foto: PC ISNU Kota Serang)
SERANG, (ERAKINI) - Pengurus Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Kota Serang periode 2025-2029 resmi dilantik dalam sebuah acara yang digelar di Kota Serang, Banten, Sabtu (7/2/2026). Pelantikan dipimpin Sekretaris Umum Pimpinan Pusat (PP) , sekaligus mengambil sumpah jabatan para pengurus.
Usai pelantikan, H Wardi mendorong PC ISNUKota Serang untuk berperan aktif dalam pengembangan keterampilan dan penguasaan teknologi masa depan. Dia mengatakan, PP ISNU dalam waktu dekat akan meluncurkan ISNU Academy sebagai wadah peningkatan kapasitas kader.
“ISNU Academy akan fokus pada pengembangan keterampilan dan teknologi masa depan,” ujar H Wardi dalam sambutannya.
Menurut dia, penguasaan bidang teknologi informasi, kecerdasan buatan (artificial intelligence), hingga blockchain menjadi kebutuhan penting untuk menjawab tantangan global yang semakin kompleks.
Selain itu, H Wardi juga menekankan pentingnya penguatan media ISNU yang terintegrasi dari tingkat pusat hingga daerah. Dia menilai, ISNU memiliki keunggulan karena kuat secara struktural dan akademik.
“Keunggulan ganda ini perlu dikonsolidasikan melalui media dan jejaring strategis,” katanya.
H Wardi turut meminta pengurus PC ISNUKota Serang mempercepat pendataan anggota sebagai basis perencanaan organisasi. Menurutnya, ketersediaan data sumber daya manusia menjadi kunci dalam membangun jejaring dan menjalin sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan.
“Tanpa data, ISNU akan sulit bergerak dan sulit berbicara di hadapan pemangku kebijakan,” ujarnya.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua PW ISNU Banten, Bahruddin, menegaskan posisi strategis ISNU sebagai satu-satunya badan otonom Nahdlatul Ulama yang berbasis sarjana.
Dia menyebut, ISNU tidak kekurangan sumber daya manusia berkualitas. Bahkan, di Kota Serang telah terdapat kader yang menempuh pendidikan doktoral hingga memiliki keahlian di bidang nuklir.
“Namun, ISNU harus fokus pada bidang garapan sesuai kapasitasnya, sebagai kumpulan intelektual dan spesialis, bukan menggarap semua sektor,” kata Bahruddin.
Dia juga menyoroti tantangan NU di Banten, khususnya dalam pengembangan pendidikan tinggi. Menurutnya, ISNU perlu terlibat dalam perencanaan lahirnya perguruan tinggi yang benar-benar berbasis NU.
“Kita perlu memikirkan kampus NU yang berdiri secara mandiri. Ini pekerjaan rumah besar yang harus dipikirkan bersama,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua PC ISNUKota Serang, Asep Najmutsakib, menyampaikan bahwa ISNU memiliki potensi besar untuk berkontribusi dalam kehidupan sosial, keagamaan, dan pendidikan di Kota Serang.
Potensi tersebut, kata dia, ditopang oleh kualitas sumber daya manusia yang sebagian besar tengah menempuh pendidikan pascasarjana.
“Banyak pengurus yang sedang proses S3 dan mayoritas menjalani S2. Ini modal besar untuk penguatan riset dan keilmuan,” kata Asep.
Ia mengungkapkan, ISNUKota Serang mulai mendapat pengakuan dari komunitas akademik nasional, salah satunya melalui pelibatan sebagai panelis dalam forum diskusi ilmiah Perhimpunan Mahasiswa Nuklir Indonesia.
Menurut Asep, hal itu menunjukkan kader NU mampu menembus ruang-ruang strategis, asalkan konsistensi dan pembinaan terhadap generasi muda terus dijaga.
“ISNU harus memiliki mental yang tangguh dan adaptif agar mampu menjawab tantangan zaman,” ujarnya.
Diketahui, pelantikan tersebut dirangkaikan dengan kegiatan upgrading dan Rapat Kerja Cabang (Rakercab) yang berlangsung selama dua hari. Kegiatan ini menjadi momentum penguatan peran strategis kaum sarjana NU dalam mendukung pembangunan daerah.
Sejumlah tokoh turut hadir dalam acara tersebut, antara lain jajaran PP ISNU, PW ISNU Banten, perwakilan PBNU, Kementerian Agama, pimpinan perguruan tinggi, unsur pemerintah daerah, serta organisasi kemahasiswaan dan badan otonom NU di Kota Serang.