KAI Pastikan Perlintasan Gaperi Stasiun Bojong Gede-Cilebut Tidak Akan Ditutup
Thomas Pulungan
BOGOR, (ERAKINI) — PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta memastikan perlintasan sebidang JPL 26C Gaperi di Km 43+2/3 petak jalan Bojong Gede–Cilebut tidak akan ditutup.
Penegasan ini disampaikan KAI untuk meluruskan informasi yang berkembang di tengah masyarakat terkait rencana penutupan akses perlintasan yang selama ini menjadi jalur penting bagi mobilitas warga.
Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta Franoto Wibowo mengatakan, KAI justru tengah memperkuat pengamanan di perlintasan tersebut. Mulai Senin, 21 September 2026, KAI melalui mitra PT KAPM menempatkan petugas untuk melakukan penjagaan di lokasi.
“Kami menegaskan bahwa KAI tidak akan menutup perlintasan Gaperi. Langkah yang dilakukan saat ini adalah meningkatkan pengamanan agar perjalanan kereta api dan mobilitas masyarakat dapat berlangsung dengan lebih selamat,” ujar Franoto dalam keterangannya dikutip Selasa (22/9/2026).
Perlintasan selebar sekitar lima meter itu berada di wilayah Kecamatan Bojong Gede dan tergolong padat karena setiap hari dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat.
Akses tersebut menjadi jalur penghubung masyarakat menuju Stasiun Bojonggede, Jalan Raya Bojong Gede, Cilebut, Cibinong, Perumahan Sari Gaperi, Polsek Bojonggede, Jalan Raya Bogor, hingga berbagai kawasan di sekitarnya.

















