Banjir Bandang Nagekeo NTT, Puluhan Desa Masih Terisolasi
Thomas Pulungan
JAKARTA, (ERAKINI) - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) terus memantau dan berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Nagekeo terkait penanganan darurat banjir bandang yang melanda Kecamatan Mauponggo, Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Memasuki hari ketiga pascakejadian, Rabu (10/9), tim gabungan bersama BPBD Nagekeo terus melanjutkan pencarian terhadap lima orang yang masih hilang. Namun, upaya SAR terkendala cuaca yang berubah-ubah serta tumpukan material besar yang terbawa banjir bandang.
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari mengatakan, selain operasi pencarian, BNPB bersama pemerintah daerah dan instansi terkait berupaya memastikan kebutuhan dasar masyarakat terdampak segera terpenuhi.
Saat ini akses menuju sejumlah wilayah masih terputus, termasuk ke 18 desa di Mauponggo yang terisolasi akibat rusaknya jalan, terputusnya listrik, dan hilangnya sinyal komunikasi.
"Untuk sementara, distribusi bantuan logistik akan dilakukan melalui jalur laut dengan dukungan BPBD Provinsi NTT," kata dia.
Bantuan dijadwalkan bergerak hari ini, Kamis (11/9), meliputi 100 selimut, 100 matras, 75 paket hygiene kit, 50 paket peralatan masak, dan 25 kasur lipat. BPBD juga merekomendasikan tambahan makanan siap saji untuk mendukung para penyintas.

















