Rektor SCU Robertus Setiawan Aji Nugroho (paling kiri) bersama wisudawan, panitia dan Wakil Rektor SCU Prof. Berta Bekti Retnawati (sisi kanan rektor) di Kampus SCU Bendan, Kota Semarang, Jumat, (12/6/2026). Foto: Eka Setiawan
SEMARANG, ERAKINI – Soegijapranata Catholic University (SCU) meluluskan 262 wisudawan periode II Juni 2026. Prosesinya secara resmi digelar Sabtu (13/6/2026) di Gedung Albertus, Kampus SCU Bendan, Kecamatan Gajahmungkur, Kota Semarang.
Prosesi wisudanya berbasis Artificial Intelligence (AI) alias kecerdasan buatan menerapkan sistem STEP (Soegijapranata Touch & Eksperience Pod). Melalui inovasi ini setiap wisudawan cukup melakukan satu sentuhan pada podium digital yang terhubung sistem presensi.
“Secara real-time, sistem akan langsung memanggil nama dan predikat wisudawan untuk mengiringi prosesi wisuda mereka,” kata Rektor SCU Robertus Setiawan Aji Nugroho di Kampus SCU Bendan, Kota Semarang, Jumat.
Dia menyebut inovasi ini menjadi bukti nyata bahwa SCU tidak hanya mengajarkan teknologi, tetapi juga menciptakan dan mengimplementasikannya secara langsung dalam kehidupan kampus.
Wisuda berbasis AI yang diterapkan SCU itu secara teknis; wisudawan melakukan presensi lebih dulu di lokasi presensi yang sudah ditentukan. Datanya kemudian akan tersinkorinsasi dengan mesin STEP.
Saat wisudawan maju untuk prosesi pindah kucir dan penerimaan ijazah, wisudawan menekan tombol yang ada di aplikasi STEP, nama serta predikat akan langsung bersuara memanggil nama wisudawan. Setelah suara wisudawan muncul, wisudawan bisa langsung maju untuk prosesi pindah kucir dan penerimaan ijazah.
“Sistem ini dibangun dan dipakai sejak periode pertama wisuda (tahun 2026),” lanjutnya.
Pada wisuda yang digelar itu, SCU menerapkan Wisuda Ramah Lingkungan. Ini sejalan dengan komitmen kampus SCU terhadap pembangunan berkelanjutan dan pelestarian. Penerapannya dilakukan dengan pemberian bibit tanaman kepada wisudawan sebagai simbol pertumbuhan, keberlanjutan dan tanggungjawab terhadap lingkungan.
Selain itu juga bentuk kerjasama dengan Pemkot Semarang dan Pemprov Jateng dalam mendukung gerakan penghijauan, termasuk imbauan untuk tidak mengirimkan papan bunga sebagai upaya mengurangi limbah pasca-wisuda. Penggunaan tumblr/botol minum isi ulang guna mengurangi penggunaan plastik sekali pakai selama rangkaian wisuda.
Tiga Wisudawan Terbaik Psikologi
Total pada wisuda yang digelar esok hari itu 262 wisudawan terinci; 22 orang magister, 14 profesi dan 226 sarjana. Ada 3 wisudawan terbaik yang akan mewakili, semuanya dari psikologi.
Terinci; Dhiya Almirra Azzahra sebagai wisudawan S2 – magister psikologi termuda. Kemudian M. Regina PT. Wacika. N. Yoshinta sebagai wisudawan terbaik program studi S1 Psikologi dan Cantika Novita Engel.
Nama terakhir ini merupakan atlet tarung bebas. Cantika menyabet Juara 2 Tarung Bebas Putri Kelas 45 – 50kg Pomprov tingkat Regional Tahun 2025 penyelenggara Bapomi Provinsi Jateng, Juara 2 Tarung Bebas Putri Kelas 50 – 54kg Pomnas tingkat Nasional penyelenggara Bapomi Provinsi Sumatera Barat dan Juara 3 Tarung Bebas Putri Kelas 50kg Pomnas tingkat Nasional Tahun 2025 penyelenggara Bapomi Provinsi Jateng.
Wakil Rektor SCU Bidang Akademik, Kemahasiswaan dan Alumni SCU Prof. Dr. Berta Bekti Retnawati menambahkan rata-rata masa studi S1 adalah 4 tahun, 76 persen lulus tepat waktu. Rata-rata masa studi S2 adalah 2 tahun 1bulan dengan 68 persen lulus tepat waktu.
“Masa tunggu mendapat pekerjaan 1,4bulan di mana 19 persen sudah bekerja atau berwirausaha dengan rata-rata gaji pertama Rp6,2juta, tersebar di berbagai perusahaan,” tandas Berta.