Waspada! Kasus DBD di Bogor Capai 750 Orang, 4 Pasien Meninggal Dunia
Thomas Pulungan
BOGOR, (ERAKINI) - Demam berdarah dengue (DBD) mengganas di Kota Bogor, Jawa Barat, sejak awal tahun 2024. Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor mencatat sudah 750 kasus DBD hingga Februari 2024. Dari jumlah itu terdapat empat pasien meninggal dunia.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor Sri Nowo Retno mengatakan, 750 kasus DBD itu ditemukan selama periode Januari hingga Februari 2024. “Pada Januari 2024 sebanyak 389 kasus dan Februari 2024 sebanyak 361 kasus DBD,” kata Retno dalam keterangannya dikutip, Kamis (22/2/2024).
Ia merinci, pada Februari 2024 terdapat lima kelurahan dengan peningkatan kasus DBD yang cukup signifikan, yaitu Kelurahan Tanah Sareal 13 kasus, Sukadamai 12 kasus, Kedung Badak, Halang, dan Baranangsiang masing-masing 11 kasus.
“Laporan kasus DBD harian terbanyak pada tanggal 16 Februari 2024, yakni 46 kasus,” ujarnya.
Dinkes Bogor mencatat dalam tiga tahun terakhir kasus DBD cenderung meningkat. Pada 2021 tercatat sebanyak 526 kasus dengan 7 orang meninggal, tahun 2022 sebanyak 1.531 kasus dengan 9 orang meninggal, dan pada 2023 terdata 1.474 kasus dengan 9 orang meninggal.
“Angka penderita tertinggi terdapat pada 2022, dan angka meninggal dunia tertinggi pada tahun 2022 dan 2023. Jumlah kasus DBD tahun 2023 lebih rendah dibandingkan tahun 2022,” ucapnya.

















