Cegah Campak, Sarif Abdillah Minta Imunisasi Digalakkan
Hendrati Hapsari
SEMARANG, (ERAKINI) - Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah Sarif Abdillah menekankan sejumlah program imunisasi dan pencegahan dapat terealisasi dengan baik guna memastikan perlindungan menyeluruh bagi masyarakat di tengah ancaman campak.
"Untuk saat ini, tentu harus terus galakkan imunisasi sekaligus deteksi dini," kata Sarif Abdillah, Senin (13/4/2026).
Politikus Partai Kebangsaaan Bangsa (PKB) itu menekankan, upaya imunisasi merupakan program wajib dari pemerintah pusat yang pelaksanaannya oleh pemerintah daerah.

Data terhimpun hingga 7 April, Dinas Kesehatan Jateng mencatat suspek campak yang ditemukan di provinsi ini mencapai 2.188 kasus. Jumlah tersebut di antaranya tersebar di Kabupaten Kudus sebanyak 501 kasus, Brebes 202 kasus, Cilacap 119 kasus, Pati 72 kasus, Klaten 54 kasus, dan daerah-daerah lainnya.
Dari jumlah tersebut, positif campak yang sudah dilengkapi pemeriksaan laboratorium diketahui ada 144 kasus, dan positif rubella 18 kasus. Sebaran positif campak tertinggi ada di Kabupaten Cilacap dengan 21 kasus, Banyumas 20 kasus, Pati 20 kasus, serta Klaten enam kasus campak dan satu rubella.
Oleh sebab itu, legislator dari daerah pemilihan (dapil) Banyumas dan Cilacap mendorong, pemda untuk memanfaatkan data sebaran ribuan kasus di wilayahnya sebagai landasan evaluasi kebijakan kesehatan.
















