Menko Airlangga: Kategori Desil Masih Menunggu Hasil Survei Ekonomi
Thomas Pulungan
JAKARTA, (ERAKINI) — Istilah desil saat ini tengah menjadi perbincangan publik. Sebab desil bakal menjadi acuan pembelian bahan bakar minyak (BBM) subsidi jenis Pertalite.
Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, penentuan kategori desil kesejahteraan masyarakat mengacu pada hasil survei ekonomi dan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN). Kategori desil saat ini belum bersifat final karena survei ekonomi masih berlangsung.
“Saat ini sedang dilakukan survei ekonomi. Kemarin, khusus untuk desil ekonomi itu basisnya di DTSEN, dan sekarang kebijakan untuk bansos menggunakan satu data dari DTSEN,” ujar Airlangga, Kamis (20/8/2026).
Airlangga menegaskan data sosial ekonomi masyarakat bersifat dinamis, sehingga pembaruan kategori desil perlu menunggu hasil survei ekonomi yang sedang berlangsung.
“Sekarang survei ekonomi sedang dilakukan, nanti kita lihat datanya seperti apa. Data kan sifatnya dinamis, surveinya sedang dilakukan,” katanya.
DTSEN merupakan basis data pemerintah yang memuat kondisi sosial, ekonomi, serta peringkat kesejahteraan masyarakat. Data tersebut dibentuk melalui penggabungan sejumlah basis data pemerintah yang kemudian dipadankan dengan data kependudukan.


















