Harga Minyak Dunia Terjun Bebas! Pasokan Melimpah usai Selat Hormuz Kembali Dibuka
Thomas Pulungan
JAKARTA, (ERAKINI) - Harga minyak dunia terjun bebas ke level sebelum pecahnya perang AS-Israel dan Iran. Turunnya harga minyak dunia didorong meningkatnya pasokan dari Timur Tengah setelah Selat Hormuz kembali dibuka.
Dilansir Al Jazeera, Kamis (25/6/2026) petang, harga minyak mentah Brent untuk pengiriman Agustus turun USD1,06 atau 1,44 persen menjadi USD72,68 per barel.
Sementara itu, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) Amerika Serikat (AS) melemah 76 sen atau 1,08 persen menjadi USD69,58 per barel. Penurunan tersebut membuat kedua kontrak mencapai level terendah sejak 27 Februari, atau sebelum perang dimulai.
Kontrak Brent Agustus juga diperdagangkan lebih rendah dibandingkan Brent September yang berada di level USD73,59 per barel. Kondisi ini menunjukkan pasokan minyak jangka pendek saat ini cukup melimpah.
Pada perdagangan Rabu, harga Brent telah merosot lebih dari USD3 setelah kekhawatiran terhadap pasokan mulai mereda. Sementara itu, WTI ditutup turun hampir USD3.
Menteri Energi AS Chris Wright mengatakan, arus pengiriman minyak melalui Selat Hormuz kini hampir kembali normal seperti sebelum perang Iran dimulai. Dalam 24 jam terakhir, sedikitnya 20 juta barel minyak disebut telah melewati jalur vital tersebut.
Meski demikian, Wright menilai kondisi sepenuhnya normal baru akan tercapai dalam beberapa minggu ke depan, karena masih perlu dibersihkan dari ranjau.

















