Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) mulai ramai diserbu pemudik pada H-7 Hari Raya Idulfitri 1445 H, Rabu (3/4/2024). Foto: Antara/Azmi Samsul Maarif
TANGERANG, (ERAKINI) - Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) mulai ramai diserbu pemudik pada H-7 Hari Raya Idulfitri 1445, Rabu (3/4/2024). Mereka memilik berangkat lebih awal untuk menghindari kepadatan saat puncak arus mudik Lebaran 2024.
Aktivitas Bandara Soetta sejak Rabu pagi sudah mulai ramai dengan calon penumpang yang hendak terbang ke sejumlah daerah. Di Terminal 1 A Bandara tampak terlihat antrean panjang dari calon penumpang di beberapa loket tiket penerbangan.
Mubarok (35), warga Bengkulu Utara, mengaku sengaja mengajukan izin cuti kerja selama dua minggu untuk pulang kampung lebih awal agar menghindari pemudik yang membludak jelang Lebaran.
"Kerja di Jakarta dan sekarang kebetulan saya mudik Lebaran awal bersama anak istri, karena khawatir terjadi kepadatan dan ada kenaikan tiket penerbangan," ujarnya, mengutip dari Antara.
Ia juga sengaja memilih pulang kampung ke Bengkulu lebih awal guna menghindari kenaikan tiket pesawat. Ia tidak mau mengulangi pengalaman mudiknya seperti tahun lalu.
"Sekarang aja kenaikan ada, yang biasanya sampai di bawah Rp1 juta, sekarang jadi Rp1,3 juta. Makanya, kalau nanti-nanti bisa lebih mahal lagi," ungkapnya.
Hal senada disampaikan calon penumpang lainnya, Ratih (25). Ia mengaku memilih kembali lebih awal ke Nusa Tenggara Barat (NTB) dari Bogor untuk menghindari kepadatan.
"Kebetulan saya di Bogor itu sekolah dan sudah libur, makanya saya milih pulang awal untuk hindari kepadatan penumpang nanti," katanya.
Kata dia, harga tiket penerbangan menuju kampung halamannya sudah mulai terjadi kenaikan. Saat ini sudah melonjak di kisaran Rp2,8 juta atau naik 20 persen dari harga normal Rp2,6 juta.
"Kalau tiket seperti hari biasanya sekitar Rp2,6 juta. Sekarang sudah tembus Rp2,8 jutaan," ungkapnya.
PT Angkasa Pura II (Persero) mencatat jumlah pergerakan penumpang pesawat di Bandara Soetta pada Rabu ini mencapai total sebanyak 130.000 orang.
"Hari ini sebenarnya sudah cukup naik, meskipun belum signifikan. Ada 987 penerbangan dengan 130 ribu penumpang," kata Executive General Manager PT Angkasa Pura II KCU Bandara Soetta Dwi Ananda Wicaksana.
Ia mengatakan, jumlah penumpang akan terus mengalami kenaikan hingga masa puncak arus mudik pada 6 April 2024 atau H-4 Lebaran. Proyeksi pergerakan penumpang pada puncak mudik Lebaran diprediksi mencapai 188.000 orang dengan pergerakan pesawat sebanyak 1.200.
Untuk mengantisipasi periode angkutan Lebaran tahun ini, PT Angkasa Pura II telah melakukan sejumlah persiapan, mulai dari menyiapkan 1.547 penerbangan tambahan domestik dan internasional di Bandara Soekarno-Hatta, hingga mengerahkan personel pengamanan.
"Untuk saat ini extra flight di rute pesawat internasional ada 74 penerbangan dan untuk domestik sudah 1.473 extra flight," pungkasnya.