Bandara Dhoho Kediri sudah siap 100 persen melayani penerbangan. Ditargetkan pada musim angkutan Lebaran 2024 bandara ini sudah difungsikan. Foto: Antara/Dok
KEDIRI, (ERAKINI) - Kabar gembira bagi masyarakat Jawa Timur. Bandara Dhoho Kediri yang ditunggu-tunggu akhirnya siap melayani penerbangan. Ditargetkan pada musim bandara ini sudah difungsikan.
PT Angkasa Pura I menyebut Bandara Dhoho Kediri sudah siap 100 persen melayani penerbangan. Bahkan sudah ada beberapa pesawat pribadi yang mendarat di bandara baru itu.
"Sudah ada tiga pesawat privat jet take off landing di sini," kata General Manager Angkasa Pura I Bandara Internasional Dhoho Kediri I Nyoman Noer Rohim dalam keterangannya dikutup dari Antara, Senin (1/4/2024).
Hanya, untuk penerbangan reguler, kata dia, memang masih dalam proses perizinan, termasuk pengaturan rotasi pesawat bagi maskapai yang telah mendapatkan izin rute.
"Untuk maskapai yang telah mendapatkan izin rute, yaitu Batik Air dan Super Air Jet. Mereka masih berproses terkait pengaturan pesawat," ungkapnya.
Bandara Dhoho Kediri merupakan bandara pertama di Indonesia yang dibangun dengan skema kerja sama pemerintah dan badan usaha (KPBU). Pembangunannya dilakukan PT Gudang Garam melalui anak perusahaannya PT Surya Dhoho Investama.
Bandara ini memiliki landasan pacu 3.300 x 60 meter, apron commercial 548 x 141 meter, apron VIP 221 x 97 meter, empat taxiway atau jalur perpindahan pesawat yang membentang sepanjang 306 meter x 32 meter dan 438 meter x 32 meter, dan lahan parkir seluas 37.108 meter persegi.
Pada sisi darat, bandara ini memiliki terminal penumpang seluas 18.224 meter persegi berkapasitas 1,5 juta penumpang per tahun. Bandara ini ke depan juga akan melayani penerbangan untuk haji dan umrah.
Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Timur Adhy Karyono pada Sabtu (30/3/2024) akhir pekan lalu sudah melakukan peninjauan ke Bandara Dhoho Kediri. Ia didampingi Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana.
Dalam kunjungannya, Pj Gubernur Adhy Karyono juga disambut Direktur PT Surya Dhoho Investama (SDHI) Maksin Arisandi, termasuk pihak Angkasa Pura I.
Karyono juga mengatakan bahwa kesiapan Bandara Dhoho Kediri sudah 100 persen. "Bandara saya melihat kesiapan semua, sudah 100 persen. Kami berusaha secepatnya dioperasikan. Kalau keinginan kami tanggal mudik 5-6 April 2024, mudah-mudahan," tandasnya.
Saat ini, kata dia, persoalan izin bandara tersebut juga sudah selesai. Selain itu, infrastruktur juga sudah 100 persen. Fasilitas di lokasi tersebut juga tersedia.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kediri Irwan Chandra mengatakan, pengerjaan akses jalan tol di dekat bandara masih terus dilakukan.
Sebelum jalan tol itu dapat dilalui, akses pendukung menuju bandara yang lebih dulu dikebut pemerintah telah rampung dan dapat dilalui ketika tol belum selesai.
Akses jalan tersebut mulai dari Jalan Nganjuk-Kediri, Jalan Tulungagung-Kediri melalui Kecamatan Mojo, Jalan Jawa dan Jalan PB Sudirman. "Saat ini yang belum (selesai) Jembatan Jongbiru," tukasnya.
Dibukanya penerbangan rute Jakarta-Kediri akan semakin mempermudah akses transportasi dari/dan menuju Jawa Timur. Dengan disediakannya rute penerbangan Jakarta-Kediri melalui Bandara Dhoho Kediri, maka masyarakat Jatim yang akan mudik ke Blitar, Trenggalek, Tulungagung, Ponorogo, maupun daerah kabupaten/kota di wilayah Mataraman dan Selingkar Wilis, akan semakin dekat dan semakin nyaman.