IHSG Anjlok 9,19% Usai Libur Lebaran, PT Taspen Mau Borong Saham
Abdul Rahman Ahdori
JAKARTA, (ERAKINI) - Masyarakat Indonesia dikejutkan dengan harga Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang mengalami penurunan tajam pada perdagangan perdana setelah libur panjang Hari Raya Idulfitri, Selasa (8/4/2025). Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG langsung terkoreksi 9,19% sehingga membuat perdagangan dihentikan sementara (trading halt).
Merespons situasi ini, Direktur Utama PT Taspen, Rony Hanityo mengaku akan memanfaatkannya dengan memborong sejumlah saham. Rony menyebutkan bahwa kondisi ini merupakan kesempatan untuk membangun portofolio investasi.
"Taspen sendiri berencana membeli berbagai saham dengan fundamental baik secara bertahap dalam jangka panjang," ujarnya dalam keterangan tertulis, Selasa (8/4/2024).
Sementara itu, menurut Sekretaris Perusahaan Taspen, Henra, dalam portofolio investasi Taspen, porsi saham masih lebih kecil dibandingkan instrumen pendapatan tetap. Ia mengungkapkan bahwa nilai investasi Taspen per akhir tahun 2024 mencapai sekitar Rp 350 triliun.
"Sampai akhir 2024, porsi investasi Taspen di instrumen saham berada pada kisaran 3% hingga 4%, sementara instrumen pendapatan tetap dan deposito mencapai sekitar 88%-89%," ujar Henra.
Taspen sendir menilai bahwa koreksi tajam ini terjadi akibat faktor eksternal, terutama kebijakan tarif impor Amerika Serikat (AS). Kebijakan Presiden AS Donald Trump dalam menetapkan tarif impor telah memicu indikasi perang dagang.
















