IHSG Diprediksi Masih Anjlok, Angkanya Diperkirakan Tembus 5%
Abdul Rahman Ahdori
JAKARTA, (ERAKINI) - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi kembali melemah pada perdagangan Rabu (19/3/2025). Hal ini melihat kondisi pasar yang masih lesu di tengah situasi global yang penuh ketidakpastian.
Analis Teknikal MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana, memperkirakan IHSG berada dalam fase akhir penurunan (wave [v] dari wave A), yang mengindikasikan potensi koreksi lanjutan.
"Jika tren ini berlanjut, IHSG bisa turun ke kisaran 5.879-5.975," kata Herditya.
Dengan kondisi ini, IHSG diperkirakan bergerak di rentang support 5.995 hingga 5.983 dan resistance di level 6.332 hingga 6.445. Herditya merekomendasikan sejumlah saham, yaitu BMRI, INDF, MAPI, dan BREN.
Menko Perekonomian Dipanggil Presiden
Presiden Prabowo Subianto memanggil Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, ke Istana Kepresidenan pada Selasa (18/3/2025) sore. Pemanggilan ini diduga terkait anjloknya IHSG.
Ketika ditanya mengenai kondisi IHSG, Airlangga menyampaikan bahwa dirinya melaporkan perkembangan ekonomi terkini, termasuk pelemahan indeks saham tersebut.
















