Bikin Prabowo Hormat, Mantan Office Boy dan Tukang Ojek Ini Setahun Raup Rp150 Miliar dari Rumah Subsidi
Thomas Pulungan
BOGOR, (ERAKINI)

BOGOR, (ERAKINI)


"Saya jenderal, saya hormat sama kau," ujar Prabowo sambil memberi hormat kepada keduanya saat menyampaikan pidato, dipantau dari Live YouTube Sekretariat Presiden.
Sosok Angga dan Wawan memang istimewa. Keduanya kini termasuk pengusaha sukses di Indonesia. Mereka berhasil membangun ribuan rumah subsidi dengan proyeksi penghasilan hingga Rp150 miliar. Padahal keduanya sebelumnya berprofesi sebagai office boy dan tukang ojek.
Prabowo menyampaikan rasa bangga sekaligus haru atas capaian keduanya yang dianggap sebagai bukti kerja keras dan ketekunan. Menurutnya, keberhasilan Angga dan Wawan menjadi teladan bagi generasi muda Indonesia.
Delapan tahun lalu, Angga masih bekerja sebagai office boy. Kini ia mampu menghasilkan proyeksi keuntungan hingga Rp120 miliar per tahun dari bisnis pengembangan perumahan subsidi.
"Beliau sekarang bisa menghasilkan keuntungan sampai Rp120 miliar. Enggak pakai nyolong, enggak pakai korupsi. Ini adalah putra-putra Indonesia yang harus kita banggakan," puji Prabowo.
"Ini masa depan kita. Seorang yang sangat sederhana, tidak punya koneksi, orang tuanya bukan siapa-siapa, tetapi bisa sekarang menghasilkan Rp120 miliar dalam setahun," tambahnya.
Prabowo juga menegaskan, figur seperti Angga dan Wawan menunjukkan masa depan cerah bangsa karena lahir dari kerja keras, kreativitas, serta ketulusan.
"Ini warga negara yang kita banggakan. Saya percaya di mana-mana ada Angga-Angga dan Wawan-Wawan yang lain. Kamu boleh bangga karena kau kerja keras dan kau berhasil dalam 8 tahun luar biasa. Terima kasih," ucap Presiden.
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait sebelumnya memperkenalkan Angga dan Wawan kepada Presiden. "Angga ini 7-8 tahun lalu, bekerjanya masih sebagai office boy, di kantor ini, Pak. Tapi dengan doa dan kerja keras, hari ini ia sudah menjadi pemilik di tempat ini," ujar Maruarar kepada Presiden.
Ia menjelaskan, Angga pada tahun lalu membangun 1.000 rumah, tahun ini 2.000 rumah, dan tahun depan bangun 5.000 rumah.
Dalam tayangan video yang diputar, Angga mengaku pada tahun 2017 bekerja sebagai office boy di perusahaan yang saat ini ia pimpin, yakni Pesona Kahuripan Group, perusahaan yang fokus membangun perumahan bersubsidi.
"Ini adalah bagian dari rencana Tuhan. Tuhan sedang membuktikan bahwa tidak ada yang mustahil atas izinNya. Tuhan sedang mempertontonkan kebesarannya. Seorang office boy telah berhasil membangun hunian hampir 15.000 unit dalam waktu 8 tahun, dan menjadi developer terbaik nasional selama 7 tahun berturut-turut oleh Bank BTN," katanya.
Tahun lalu Angga membangun 2.400 unit rumah subsidi dan tahun ini menargetkan minimal 3.000 unit, dan tahun depan proyeksikan 6.000 unit. Satu unit rumah subsidi Angga bisa memperoleh keuntungan Rp20 juta. Dengan demikian tahun ini Angga bisa memperoleh keuntungan Rp72 miliar dan tahun depan hingga Rp120 miliar.
Wawan pun tak kalah menginspirasi. Dari mantan tukang ojek, ia kini mampu membangun 1.000 unit rumah tahun lalu, meningkat menjadi 2.000 unit tahun ini, dan menargetkan 6.000 unit pada tahun depan. Proyeksi keuntungannya mencapai Rp50 miliar tahun ini dan Rp150 miliar pada tahun depan.
Wawan mengaku berasal dari keluarga yang sangat sederhana. Ibunya hanya bekerja sebagai ART. "Dari beliau saya belajar arti kerja keras, kejujuran, dan ketulusan. Di tahun 2008 saya sempat mengojek untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari," ucapnya.
Pada tahun 2009 Wawan diterima bekerja di salah satu perusahaan properti hingga 2016. Dengan doa, kerja keras dan tekad yang kuat, pada tahun 2018, Wawan memutuskan memulai usaha dengan lahan kurang dari 1 hektare. "Lalu saya kembangkan terus hingga tahun ini total mencapai 70 hektare," ucapnya.




