Kurs Rupiah Melesat 182 Poin usai Polemik Revisi UU Pilkada Berakhir
Thomas Pulungan
JAKARRA, (ERAKINI) - Nilai tukar (kurs) rupiah terhadap dolar AS dibuka perkasa pada perdagangan awal pekan Senin (26/8/2024) pagi. Kurs rupiah sempat terpuruk pada pekan lalu imbas polemic revisi UU Pilkada.
Kini, setelah pelemik UU Pilkada berakhir, kurs rupiah kembali menguat. Pada awal perdagangan yang ditransaksikan antarbank di Jakarta Senin pagi, rupiah melesat 182 poin atau 1,17 persen menjadi Rp15.310 per dolar AS dari sebelumnya Rp15.492.
Kepala Ekonom Bank Permata Josua Pardede mengatakan, ketegangan politik yang mereda setelah DPR membatalkan revisi UU Pilkada sentiment positif bagi kurs rupiah.
"Alhasil, rupiah menguat diikuti kinerja aset-aset keuangan yang menguat, yakni saham dan obligasi," ujarnya mengutip dari Antara.
Rupiah sempat anjlok beberapa hari jelang penutupan perdagangan pekan lalu. Pada Kamis (22/8/2024), rupiah melemah bersamaan dengan saham domestik, akibat meluasnya aksi demo protes revisi UU Pilkada di berbagai daerah Indonesia.
Josua memperkirakan perdagangan rupiah hari ini akan bergerak di rentang Rp15.375 hingga Rp15.500 per dolar AS.

















