Djaka Budhi Utama (dua dari kanan) resmi menjabat Dirjen Bea Cukai usai dilantik Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati, Jumat (23/5/2025) pagi. Foto: Official YouTube Kemenkeu RI
JAKARTA, (ERAKINI) - Djaka Budhi Utama resmi menjabat Dirjen Bea Cukai usai dilantik Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati, Jumat (23/5/2025) pagi. Djaka Budhi kini menjadi orang ketiga yang menduduki posisi berlatar belakang TNI sejak terbentuk tahun 1946.
Sebelum Djaka Budhi, sebelumnya juga sudah pernah Jenderal TNI yang menduduki posisi orang nomor 1 di Ditjen Pajak, yakni Letjen TNI (Purn) Wahono periode 1981-1983, dan Brigjen Bambang Soejarto periode 1983-1985.
Djaka Budhi bukan orang baru di birokrasi pemerintahan. Ia memulai pengalaman baru di Kementerian/Lembaga pada tahun 2021. Ia saat itu diangkat menjadi Deputi Bidang Koordinasi Politik Dalam Negeri Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Kemenko Polhukam) era Menko Polhukam Mahfud MD. Djaka Budhi menjabat posisi itu hingga tahun 2023.
Setelah tiga tahun bertugas di Kemenko Polhukam, Djaka Budhi ditarik lagi ke Mabes untuk membantu tugas Panglima TNI. Djaka Budhi kemudian kembali mendapat penugasan ke kementerian. Kali ini ia bergabung dengan Prabowo Subianto. Letjen Djaka diamanahkan mengemban tugas sebagai Irjen Kementerian Pertahanan (Kemhan) berdasarkan Surat Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/683/VI/2024 tertanggal 14 Juni 2024.
Djaka Budhi Utama tidak begitu lama bertugas di Kemhan. Pada rotasi dan mutasi Perwira Tinggi TNI, sesuai Surat Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/1264/X/2024 tertanggal 18 OKtober 2024, Letjen Djaka diangkat menjadi Sekretaris Utama BIN hingga Mei 2025.
Djaka Budhi merupakan alumni SMA Negeri 39 Jakarta tahun 1986 dan Akademi Militer (Akmil) tahun 1990 dari kecabangan Komando Pasukan Khusus (Kopassus).
Setelah itu ia menempuh sejumlah pendidikan militer, seperti Sekolah Spesialisasi Cabang Infanteri (Sesarcabif), Pendidikan Dasar Para TNI-AD (Dik PARA), Komando, Pendidikan Lanjutan Perwira (Diklapa), Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Seskoad), Sekolah Sus Komandan Batalyon (Susdanyon), Sekolah Susun Dandim (Susdandim), Sesko TNI, hingga Lemhannas RI.
Perjalanan karier militer Djaka Budhi dimulai dengan menjabat sebagai Komandan Batalyon Infanteri 115/Macan Lauser pada 2004 hingga 2007. Sejak itu, kiprah pria kelahiran 9 November 1967 ini terus menanjak dengan menduduki sejumlah jabatan penting di lingkungan TNI.
Setelah menjadi Danyonif, ia dipercaya memimpin Kodim 0908/Bontang, lalu diangkat sebagai Komandan Korem 012/Teuku Umar pada 2016-2017. Tak hanya di wilayah teritorial, Letjen Djaka Budhi juga memiliki rekam jejak kuat di bidang intelijen. Ia pernah menjabat sebagai Komandan Pusat Intelijen Angkatan Darat (Danpusintelad) pada 2017-2018, dilanjutkan dengan posisi Wakil Asisten Pengamanan KSAD (Waaspam KSAD) dari 2018 hingga 2020.
Kiprahnya dalam jajaran strategis TNI berlanjut saat ditunjuk sebagai Kepala Staf Kodam (Kasdam) XII/Tanjungpura pada 2020-2021. Pada periode 2023-2024 Djaka Budhi sempat mengemban beberapa jabatan penting di TNI, mulai dari Perwira Staf Ahli Tingkat III Panglima TNI bidang Ekonomi, Keuangan, dan Perdagangan (Ekkudag); Staf Khusus Panglima TNI; Perwira Staf Ahli Tingkat III Panglima TNI bidang Sosbudkum HAM dan Narkoba; dan terakhir menjadi Asisten Intelijen (Asintel) Panglima TNI.
Setelah itu Letjen Djaka diamanahkan mengemban tugas sebagai Irjen Kemhan dan Sekretaris Utama BIN. Kini, Djaka Budhi memulai karier di Dirjen Bea Cukai, salah satu direktorat strategis Kemenkeu penopang pendapatan negara.