Presiden Prabowo telah mengirimkan surat kepada DPR RI perihat calon Gubernur BI. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan, Presiden hanya mengusulkan satu nama, yakni Destry.
"Namanya tunggal, satu nama, bu Destry Damayanti," ungkap Prasetyo, Senin (10/8/2026).
Destry merupakan Pejabat Sementara Gubernur BI usai Perry Warjiyo mengundurkan diri pada 26 Juli 2026.
Destry merupakan Deputi Gubernur Senior (DGS) periode 2024-2029. Ini merupakan jabatan periode kedua Destry sebagai DGS BI setelah sebelumnya pada periode 2019-2024. Destry Damayanti lahir di Jakarta pada 16 Desember 1963 dan memiliki latar belakang yang kuat di bidang ekonomi.
Dikutip dari laman resmi BI, Destry meraih gelar Sarjana Ekonomi dari Universitas Indonesia (UI) dan memperoleh gelar Master of Science dari Field of Regional Science Cornell University, New York, USA.
Destry mengawali karier sebagai Senior Economic Adviser Duta Besar Inggris untuk Indonesia pada tahun 2000-2003, peneliti dan pengajar di Fakultas Ekonomi UI pada 2005-2006, dan Kepala Ekonom Mandiri Sekuritas pada tahun 2005-2011.
Kariernya berlanjut menjadi Kepala Ekonom Bank Mandiri pada tahun 2011-2015, Ketua Satuan Tugas Ekonomi Kementerian BUMN pada tahun 2014-2015 serta sebagai Anggota Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) untuk periode 2015-2019..
Destry Damayanti mulai menjabat Deputi Gubernur Senior BI berdasarkan Keputusan Presiden RI No 74/P Tahun 2019 tertanggal 29 Juli 2019 untuk periode 2019-2024, dan mengucapkan sumpah jabatan pada 7 Agustus 2019.
Destry kembali ditetapkan menjadi Deputi Gubernur Senior BI untuk periode 2024-2029 melalui Keputusan Presiden RI Nomor 74/P Tahun 2024 tertanggal 10 Juli 2024 dan mengucapkan sumpah jabatan pada tanggal 7 Agustus 2024
Sebelum menjabat sebagai Deputi Gubernur Senior BI, ia juga pernah menduduki berbagai posisi penting, termasuk sebagai Kepala Ekonom Mandiri Sekuritas (2005-2011) dan Kepala Ekonom Bank Mandiri (2011-2015).
Selain itu, Destry juga dipercaya oleh Presiden Joko Widodo sebagai Ketua Panitia Seleksi (Pansel) Komisi Pemberantasan Korupsi pada 21 Mei 2015. Kini, Destry bersiap menjadi Gubernur BI definitif.
Sosoknya dinilai tepat memimpin Bank Sentral karena berasal dari ekonom profesional. Terbukti, pasar relatif menyambut positif penunjukan Destry sebagai Pejabat Sementara dalam dua pekan terakhir.