Search

Profil Juda Agung, Alumni IPB yang Mundur dari Deputi Gubernur BI Kini Dilantik Jadi Wamenkeu

JAKARTA, (ERAKINI) — Presiden Prabowo Subianto melantik Juda Agung sebagai Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) menggantikan posisi Thomas Djiwandono yang kini menjabat Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI), Kamis (5/2/2026). Uniknya, Juda Agung sebelumnya mengundurkan diri dari Deputi Gubernur BI yang kini diisi Thomas Djiwandono.

Juda Agung ditetapkan sebagai Wamenkeu melalui Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 3M Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Wakil Menteri Keuangan Kabinet Merah Putih Periode 2024-2029 tertangga 5 Februari 2026. 

Diketahui, Juda Agung mengundurkan diri dari Deputi Gubernur BI pada 13 Januari 2026. Sebelum menjabat Deputi Gubernur BI, pria kelahiran Pontianak 6 Agustus 1964 ini, terlebih dulu menduduki posisi Asisten Gubernur yang membidangi Stabilitas Sistem Keuangan dan Kebijakan Makroprudensial pada periode 2020–2022. 

Dirangkum Erakini, sebelum berkarier di Bank Sentral, Juda Agung pernah menjabat sebagai Direktur Eksekutif di International Monetary Fund (IMF), Washington DC, Amerika Serikat, pada periode 2017–2019. Juda Agung juga pernah menjabat sebagai Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jawa barat. 

Juda Agung menyelesaikan pendidikan menengah atas (SMA) di Surakarta. Ia kemudian melanjutkan pendidikan tinggi di Institut Pertanian Bogor (IPB), Jurusan Teknik Industri Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian.

Setelah meraih gelar sarjana pada 1987, Juda Agung melanjutkan studi magister di University of Birmingham dengan konsentrasi Bisnis dan Keuangan. Gelar Master berhasil diraihnya pada 1995. Selanjutnya, ia menuntaskan pendidikan doktoral (S3) di universitas yang sama pada 1999 dengan bidang keilmuan Ekonomi.

Karier profesional Juda Agung dimulai di Bank Indonesia sebagai staf di Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter. Pada periode 1992–1999, ia ditugaskan di Kantor Perwakilan Bank Indonesia di London. Sekembalinya ke Tanah Air, Juda melanjutkan karier sebagai peneliti ekonomi junior di Direktorat Riset Ekonomi dan Kebijakan Moneter pada 1999–2002.

Pada 2002–2003, ia menjabat sebagai peneliti ekonomi di direktorat yang sama, sebelum kemudian dipercaya sebagai analis senior. Kariernya terus menanjak hingga pada 2006–2008 ia menduduki posisi Kepala Bagian Direktorat Riset Ekonomi dan Kebijakan Moneter serta mendapat penugasan di Dana Moneter Internasional (IMF).

Pada periode 2012–2013, Juda Agung menjabat sebagai Advisor Ekonomi dan Kebijakan Moneter. Selanjutnya, pada 2013 ia dipercaya menjadi Kepala Grup Direktorat Riset Ekonomi dan Kebijakan Moneter.

Pada Februari 2014, Gubernur Bank Indonesia saat itu, Agus D.W. Martowardojo, melantik Juda Agung sebagai Kepala Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter.

Selain itu, ia juga pernah menjabat sebagai Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Barat. Sejak 1 Januari 2020, Juda Agung dipromosikan sebagai Asisten Gubernur Bank Indonesia yang membidangi Stabilitas Sistem Keuangan dan Kebijakan Makroprudensial. Sejak 6 Januari 2022, Juda Agung menjabat sebagai Deputi Gubernur BI sebelum akhirnya mengundurkan diri.