Heboh Rupiah Menguat Jadi Rp8.170, BI Minta Google Segera Koreksi
Thomas Pulungan
JAKARTA, (ERAKINI) - Bank Indonesia (BI) turut merespons tampilan nilai tukar rupiah di mesin pencari Google. BI sudah minta Google segera mengoreksi.
Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Ramdan Denny Prakoso memastikan bahwa kurs rupiah yang tercantum di laman Google bukan nilai riil. Ia menyebut tampilan nilai tukar rupiah sebesar Rp8.170,65 per dolar AS murni kesalahan pihak Google.
"Terkait informasi Nilai Tukar Rupiah terkini, dapat kami sampaikan level nilai tukar USD/IDR Rp8.100an sebagaimana yang ada di Google bukan merupakan level yang seharusnya," ujar Ramdan dalam keterangan tertulisnya.
Kata dia, per 31 Januari 2025, data BI mencatat kurs rupiah masih sebesar Rp16.312 per dolar AS. Untuk itu, BI tengah mengonfirmasi pihak Google terkait angka tersebut.
"Kami sedang berkoordinasi dengan pihak Google Indonesia terkait ketidaksesuaian tersebut untuk segera dapat melakukan koreksi yang diperlukan," tandasnya.
Diberitakan sebelumnya, publik dihebohkan dengan menguatnya nilai tukar rupiah terhadap dolar AS dalam pencarian di mesin Google. Dilihat di mesin pencari Google pada Sabtu (1/2/2025) sore, nilai tukar rupiah saat ini Rp8.170,65 per dolar AS.

















