Siap-siap! Beli Elpiji 3 Kg Bakal Pakai QRIS
Thomas Pulungan
JAKARTA, (ERAKINI) - Pemprov DKI Jakarta sedang mengkaji penerapan metode pembayaran digital menggunakan Kode Respon Cepat Standar Indonesia (QRIS) untuk transaksi jual beli elpiji 3 kg.
Namun, Penjabat Gubernur DKI Jakarta, Teguh Setyabudi, mengatakan bahwa proses penataan ini tidak bisa dilakukan secara mendadak. Implementasi kebijakan ini memerlukan persiapan matang dan tidak dapat dilakukan secara instan.
“Tidak sekonyong-konyong juga pastinya, tidak langsung sat-set, ada tahapan-tahapannya. Jangan sampai kebijakan seakan-akan langsung instan seperti membalikkan telapak tangan,” kata Teguh, Selasa (11/2/2025).
Menurut dia, diperlukan sosialisasi, edukasi, serta penyesuaian sistem agar dapat berjalan dengan baik. "Kami perlu melalui beberapa tahapan sebelum usulan ini menjadi kebijakan," ucapnya.
Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi (Disnakertransgi) DKI Jakarta, Hari Nugroho, menyatakan bahwa penggunaan QRIS dapat membantu menjaga kuota elpiji di Jakarta agar hanya warga yang berhak dapat membeli.
QRIS akan digunakan untuk memastikan bahwa hanya masyarakat yang terdaftar yang bisa membeli elpiji 3 kg. Jika KTP bukan DKI Jakarta, maka transaksi akan gagal.

















