Waspadai Penipuan! Ini Ciri-ciri Lowongan Kerja Palsu
Thomas Pulungan
JAKARTA, (ERAKINI) - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati dan selektif dalam mencari informasi terkait lowongan pekerjaan, khususnya yang tersebar melalui platform digital.
Kepala Biro Humas Kemnaker, Sunardi Manampiar Sinaga, mengungkapkan, semakin meluasnya penggunaan platform digital untuk mencari dan menawarkan pekerjaan membuka peluang bagi oknum tidak bertanggung jawab untuk melakukan penipuan.
"Kami meminta masyarakat untuk melakukan pengecekan ulang terhadap informasi lowongan pekerjaan, baik dengan memverifikasi melalui website resmi perusahaan, media sosial resmi, atau menghubungi langsung perusahaan terkait," ujar Sunardi dalam keterangan tertulisnya, dikutip Senin (13/1/2025).
Kata dia, hal ini juga menjadi perhatian khusus Menteri Ketenagakerjaan Prof Yassierli, yang mendorong jajaran Kemnaker untuk aktif memberikan layanan pengaduan publik terkait lowongan kerja palsu dan mensosialisasikan potensi bahaya penipuan ini.
"Jika ada pihak yang dirugikan, jangan ragu untuk segera melaporkan kepada pihak kepolisian karena perbuatan tersebut merupakan pidana penipuan," tegasnya.
Sunardi menegaskan pentingnya memastikan kredibilitas perusahaan yang menawarkan pekerjaan. Salah satu indikator penting adalah tidak adanya pungutan biaya apapun dalam proses rekrutmen. "Jika ada biaya yang diminta selama proses rekrutmen, hampir pasti itu modus ," tambahnya.


















