Kurs Rupiah dan IHSG Melemah Imbas Demo Ricuh
Thomas Pulungan
JAKARTA, (ERAKINI) - Nilai tukar rupiah dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melamah pada pembukaan perdagangan, Jumat (29/8/2025) pagi. Kondisi ini dipicu sentimen negatif dari dalam dan luar negeri.
Kurs rupiah di Jakarta pada Jumat pagi diperdagangkan melemah sebesar 1 poin atau 0,01 persen menjadi Rp16.354 per dolar Amerika Serikat (AS) dari sebelumnya Rp16.353.
Begitu juga IHSG Bursa Efek Indonesia (BEI). IHSG dibuka turun 88,58 poin atau 1,11 persen ke level 7.863,51. Sementara indeks LQ45 yang berisi 45 saham unggulan ikut terkoreksi 9,66 poin atau 1,19 persen ke posisi 801,91.
“Kami memperkirakan IHSG berpotensi melemah menuju support level 7.900 pada perdagangan Jumat,” ujar Analis Phintraco Sekuritas, Ratna Lim, dalam kajiannya.
Kondisi ini dipicu aksi unjuk rasa di dalam negeri. Di Jakarta, aksi demo berakhir ricuh setelah terjadi insiden yang melibatkan pengemudi ojek online (ojol) di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat, Kamis malam.
Sementara di kawasan Asia, pelaku pasar menantikan rilis data Consumer Confidence Jepang periode Agustus 2025 yang diperkirakan turun tipis ke level 33,5 dari sebelumnya 33,7 pada Juli.
















