Kurs Rupiah Kembali Melemah pada Perdagangan Jumat Pagi
Thomas Pulungan
JAKARTA, (ERAKINI) - Kurs rupiah kembali melemah pada pembukaan perdagangan Jumat (21/6/2024) pagi. Sementara Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) bergerak naik mengikuti penguatan mayoritas bursa saham kawasan Asia.
Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS yang ditransaksikan antarbank pada Jumat pagi merosot 41 poin atau 0,25 persen dari penutupan perdagangan Kamis, dari Rp16.430 menjadi Rp16.471 per dolar AS.
Sedangkan IHSG dibuka menguat 19,16 poin atau 0,28 persen ke posisi 6.838,47. Sementara itu, kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 naik 3,93 poin atau 0,46 persen ke posisi 858,71.
Pelemahan kurs rupiah saat ini telah mendapat perhatian serius dari Presiden Jokowi. Ia sudah mengumpulkan sejumlah menteri bidang perekonomian, Gubernur Bank Indonesia (BI), Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK, hingga pejabat Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), guna membahas nilai tukar rupiah yang terus melemah, Kamis (20/6/2024).
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto sebelumnya menyebutkan pelemahan kurs rupiah merupakan hal yang wajar, mengingat perekonomian AS yang kian membaik diikuti dengan mata uang dolar AS yang juga menguat pada berbagai mata uang dunia.
“Kita monitor saja dinamika atau fluktuasi berbagai mata uang dunia (currency), US dollar menguat karena ekonomi Amerika membaik,” sebut Airlangga.
















