JAKARTA, (ERAKINI) – Sepekan jelang Lebaran, harga rata-rata bahan pangan di pasar tradisional seluruh provinsi Indonesia, mengalami kenaikan, Jumat (13/3/2026).
Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Bank Indonesia, lonjakan paling tajam terjadi pada komoditas cabai, terutama cabai merah besar dan cabai rawit merah yang naik signifikan dibandingkan hari sebelumnya.
Harga cabai merah besar tercatat naik 9,58 persen atau Rp4.200 menjadi Rp48.050 per kg. Sementara itu, cabai rawit merah melonjak 8,74 persen atau Rp6.900 menjadi Rp85.850 per kg. Kenaikan juga terjadi pada cabai rawit hijau yang naik 5,5 persen atau Rp2.900 menjadi Rp55.650 per kg, serta cabai merah keriting yang meningkat 2,48 persen atau Rp1.100 menjadi Rp45.400 per kg.
Selain cabai, beberapa komoditas lain juga mengalami kenaikan harga, meskipun dalam kisaran yang lebih terbatas. Harga bawang merah ukuran sedang naik 2,06 persen atau Rp900 menjadi Rp44.600 per kg, sedangkan bawang putih ukuran sedang meningkat 1,74 persen atau Rp700 menjadi Rp40.900 per kg.
Kenaikan harga juga tercatat pada komoditas protein hewani. Daging sapi kualitas 2 naik 1,72 persen atau Rp2.350 menjadi Rp138.900 per kg, sementara daging sapi kualitas 1 meningkat 1,21 persen atau Rp1.750 menjadi Rp146.200 per kg. Harga daging ayam ras segar turut naik 0,61 persen atau Rp250 menjadi Rp41.300 per kg.
Pada komoditas lain, harga telur ayam ras segar naik 1,38 persen atau Rp450 menjadi Rp33.050 per kg. Harga gula pasir lokal meningkat 0,81 persen atau Rp150 menjadi Rp18.700 per kg, sedangkan gula pasir kualitas premium naik 0,5 persen atau Rp100 menjadi Rp19.950 per kg.
Di sisi lain, minyak goreng juga menunjukkan tren kenaikan. Harga minyak goreng curah naik 2,37 persen atau Rp450 menjadi Rp19.450 per kg. Minyak goreng kemasan bermerk 2 meningkat 1,61 persen atau Rp350 menjadi Rp22.050 per kg, sedangkan minyak goreng kemasan bermerk 1 naik 0,66 persen atau Rp150 menjadi Rp22.850 per kg.
Adapun harga beras cenderung stabil bahkan sebagian mengalami penurunan. Berikut daftra harga rata-rata bahan pangan di pasar tradisional seluruh provinsi Indonesia:
- Bawang Merah Ukuran Sedang: Rp44.600 per kg (naik 2,06% atau Rp900)
- Bawang Putih Ukuran Sedang: Rp40.900 per kg (naik 1,74% atau Rp700)
- Beras Kualitas Bawah I: Rp14.500 per kg (naik 0,35% atau Rp50)
- Beras Kualitas Bawah II: Rp14.500 per kg (harga tetap)
- Beras Kualitas Medium I: Rp15.750 per kg (turun 1,25% atau Rp200)
- Beras Kualitas Medium II: Rp15.700 per kg (turun 0,63% atau Rp100)
- Beras Kualitas Super I: Rp17.100 per kg (turun 0,58% atau Rp100)
- Beras Kualitas Super II: Rp16.550 per kg (turun 0,9% atau Rp150)
- Cabai Merah Besar: Rp48.050 per kg (naik 9,58% atau Rp4.200)
- Cabai Merah Keriting: Rp45.400 per kg (naik 2,48% atau Rp1.100)
- Cabai Rawit Hijau: Rp55.650 per kg (naik 5,5% atau Rp2.900)
- Cabai Rawit Merah: Rp85.850 per kg (naik 8,74% atau Rp6.900)
- Daging Ayam Ras Segar: Rp41.300 per kg (naik 0,61% atau Rp250)
- Daging Sapi Kualitas 1: Rp146.200 per kg (naik 1,21% atau Rp1.750)
- Daging Sapi Kualitas 2: Rp138.900 per kg (naik 1,72% atau Rp2.350)
- Gula Pasir Kualitas Premium: Rp19.950 per kg (naik 0,5% atau Rp100)
- Gula Pasir Lokal: Rp18.700 per kg (naik 0,81% atau Rp150)
- Minyak Goreng Curah: Rp19.450 per kg (naik 2,37% atau Rp450)
- Minyak Goreng Kemasan Bermerk 1: Rp22.850 per kg (naik 0,66% atau Rp150)
- Minyak Goreng Kemasan Bermerk 2: Rp22.050 per kg (naik 1,61% atau Rp350)
- Telur Ayam Ras Segar: Rp33.050 per kg (naik 1,38% atau Rp450).
Untuk data selengkapnya per provinsi dapat dicek di link ini.