Ilustrasi - Telur rebus setengah matang ternyata bisa untuk mengurangi risiko penyakit jantung dan stroke. (Foto: Pixabay)
JAKARTA, (ERAKINI) – Telursetengah matang bukan hanya dikenal karena rasanya yang lezat dan teksturnya yang lembut, tetapi juga karena kandungan gizinya yang bermanfaat bagi kesehatan, seperti membantu membentuk massa otot hingga mengurangi risikopenyakit jantung.
Namun, untuk memperoleh khasiat terbaik, penting untuk memperhatikan metode pengolahan serta cara konsumsinya.
Melansir Alodokter, telur termasuk dalam kategori superfood karena kandungan nutrisinya yang lengkap. Di dalamnya terdapat protein berkualitas tinggi, lemak sehat, vitamin, antioksidan, selenium, serta fosfor. Selain nilai gizinya, telur juga praktis dalam penyajian dan bisa dipadukan dengan berbagai hidangan.
Salah satu teknik memasak yang dianjurkan untuk menjaga nilai nutrisi telur adalah dengan merebusnya. Telur yang direbus setengah matang menjadi favorit banyak orang karena konsistensinya yang lembut dan creamy.
Proses memasak yang tidak terlalu lama membantu mempertahankan kandungan nutrisi penting di dalamnya, yang kerap hilang akibat pemanasan berlebih. Sebaliknya, memasak telur dalam waktu lama atau dengan cara menggorengnya justru bisa menambah kalori dan mengurangi manfaat nutrisinya.
Telur yang diperkaya omega-3 diketahui mampu menurunkan kadar kolesterol LDL. Telur jenis ini bisa ditemukan di pasaran dan lebih baik dipilih jika ingin mendapatkan manfaat untuk kesehatan jantung dan pembuluh darah.
Kandungan HDL atau kolesterol baik dalam telur berperan penting dalam menjaga kesehatan jantung. Namun, konsumsi kuning telur tetap harus dibatasi karena lemak jenuh di dalamnya dapat meningkatkan LDL bila dikonsumsi berlebihan.
3. Mendukung pertumbuhan dan kekuatan otot
Protein dalam telur sangat membantu dalam proses pembentukan dan pemeliharaan jaringan otot. Dengan menambahkan telursetengah matang ke dalam menu harian dan dikombinasikan dengan latihan fisik seperti angkat beban, pertumbuhan massa otot bisa lebih optimal.
4. Membantu menjaga kekuatan tulang
Kandungan vitamin D dan protein dalam telur berperan dalam meningkatkan kepadatan tulang. Konsumsi rutin, disertai dengan gaya hidup aktif dan latihan fisik yang konsisten, dapat mengurangi kemungkinan terjadinya osteoporosis atau keropos tulang.
5. Menunjang kesehatan mata
Telur kaya akan lutein dan zeaxanthin, dua jenis antioksidan yang dikenal melindungi mata dari gangguan akibat proses penuaan seperti katarak serta degenerasi makula. Konsumsi telursetengah matang membantu menjaga fungsi penglihatan tetap optimal.
6. Mendukung program penurunan berat badan
Protein dalam telur memberikan efek kenyang yang lebih lama, sehingga dapat menekan nafsu makan dan membantu mengurangi asupan kalori harian. Untuk mendapatkan manfaat ini secara maksimal, sebaiknya telur dimasak dengan cara direbus agar tidak menambah lemak tambahan.
Catatan: Meskipun bermanfaat, konsumsi telur yang dimasak tidak matang sepenuhnya tetap memiliki risiko, terutama terkait dengan infeksi bakteri seperti Salmonella, yang dapat menyebabkan penyakit serius seperti tifus. Oleh sebab itu, ada kelompok orang yang sebaiknya menghindari konsumsi telursetengah matang, seperti wanita hamil, ibu menyusui, bayi, serta individu dengan sistem imun lemah.
Apabila memiliki kondisi kesehatan tertentu atau ragu untuk mengonsumsi telursetengah matang, akan lebih aman jika berkonsultasi langsung dengan dokter sebelum menjadikannya bagian dari menu harian.