Ilustrasi 3 jenis daun yang bisa meredakan asam lambung tinggi. (Foto: Ist)
JAKARTA, (ERAKINI) - Asam lambung umumnya bisa diatasi dengan perubahan gaya hidup dan perilaku. Namun, pengobatan tetap diperlukan untuk meredakan gejala tersebut.
Kondisi asam lambung tinggi terjadi ketika katup atau otot kerongkongan bagian bawah melemah, sehingga asam lambung dan makanan yang sudah dikonsumsi naik ke kerongkongan.
Beberapa jenis daun bisa menjadi salah satu pengobatan alternatif untuk meredakan gejala asam lambung tinggi dengan cara diolah menjadi teh, jus, atau dikonsumsi langsung. Jika dilakukan dengan tepat, metode alternatif ini dapat meredakan asam lambung dengan cepat.
Daunkemangi bisa dimanfaatkan untuk meredakan asam lambung tinggi. Hal itu karena kandungan antioksidan dan serat di dalamnya yang mampu menurunkan kadar asam lambung, serta meningkatkan produksi lapisan lendir yang melindungi dinding lambung. Caranya bisa dengan membuat teh kemangi dari 2-3 lembar daunnya. Selain itu, bisa juga dikonsumsi langsung sebagai lalapan.
Namun demikian, penggunaan daunkemangi sebaiknya dihindari bila mengalami gangguan pendarahan, karena daunkemangi dapat menurunkan tekanan darah serta memperlambat pembekuan darah.
Daunpepaya juga bisa digunakan untuk meredakan asam lambung tinggi. Menurut beberapa penelitian, ekstrak daunpepaya mengandung enzim papain yang mampu menetralkan asam lambung dan meredakan peradangan. Namun, dosis pasti penggunaan ekstrak daunpepaya untuk menurunkan asam lambung masih membutuhkan penelitian lebih lanjut.
Walaupun begitu, kita bisa mengonsumsi ekstrak daunpepaya asalkan tidak berlebihan tidak lebih dari 5 hari. Karena, apabila dikonsumsi secara berlebihan, daunpepaya juga bisa menimbulkan efek samping berupa mual dan muntah.
Daunkelor mengandung antioksidan dan antiradang yang dapat melindungi dinding lambung dan meredakan peradangan. Sehingga, daunkelor sering digunakan sebagai obat herbal dalam mengobati gejala asam lambung tinggi. Caranya adalah dengan menyajikan daunkelor sebagai teh, yaitu: bisa dengan 2 sendok teh daunkelor ke dalam teko kemudian tuangkan air panas dan diamkan selama 5 menit. Setelah itu, saring rebusan air daunkelor dan tuangkan ke dalam cangkir.
Supaya lebih aman, pastikan hanya mengonsumsi teh ini sekitar 70 gram atau setara dengan 10 sendok teh per harinya. Hal itu karena apabila dikonsumsi secara berlebihan, daunkelor bisa menimbulkan beberapa efek samping berupa sakit perut, muntah, mual, dan kontraksi rahim atau keguguran pada ibu hamil.
Catatan: Penggunaan daun untuk asam lambung tinggi sebaiknya tidak dijadikan sebagai satu-satunya terapi dan menjadi pengganti obat dalam mengobati gejala asam lambung.
Dan apabila sudah menggunakan daun tersebut untuk mengatasi asam lambung tinggi namun masih ada keluhan asam lambung, dianjurkan agar berkonsultasi ke dokter guna penanganan lebih lanjut sesuai kondisi.