Memanggang Pakai Arang Bisa Picu Kanker, Ini Cara Sehat Mengolah Daging Kurban
Thomas Pulungan
JAKARTA, (ERAKINI) - Daging hewan kurban menjadi salah satu momen yang ditunggu banyak orang pada saat Hari Raya Idul Adha. Tapi, pasti banyak yang belum mengetahui bagaimana cara mengolah daging kurban agar tetap sehat dikomsumsi.
Bagi kamu yang kebagian daging hewan kurban besok, tidak perlu takut mengonsumsinya selama tahu cara mengelolanya dengan sehat. Mengolah daging kurban wajib diketahii dimulai sejak menerimanya.
Pengelolaan daging yang tepat, baik penyimpanan maupun pengolahannya akan membuat nutrisi daging tetap terjaga. Selain itu manfaatnya bagi kesehatan juga tetap optimal.
Baik daging sapi maupun daging kambing, sama-sama mengandung banyak nutrisi, termasuk protein yang berperan dalam pembentukan otot dan fungsi otak. Selain itu hewan kurban tersebut mengandung zat besi yang berfungsi dalam pembentukan sel darah merah di dalam tubuh.
Namun, daging kurban yang diterima tentu perlu diolah secara benar. Sebab, semua kandungan nutrisi daging merah tersebut bisa hilang jika salah dalam memasaknya.
Misalnya daging kambing. Menurut dr Resthie Rachmanta Putri dilansir KlikDokter, kebanyakan orang memasak daging pada suhu yang terlalu tinggi, atau di atas 250 derajat Celcius. Padahal, memasak daging dengan suhu yang terlalu tinggi dapat merusak kandungan gizinya.
Oleh karena itu, cara memasak daging yang paling baik adalah dengan merebus atau mengukusnya. Untuk menghilangkan aroma khas kambing, bisa meremas-remas potongan timun ke daging.

















