Suka Tidur Mangap? Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya
Thomas Pulungan
JAKARTA, (ERAKINI) – Tidak sedikit orang yang punya kebiasaan tidur dengan mulut terbuka atau tidur mangap. Biasanya, orang yang mengalami hal ini tidak menyadarinya sama sekali.
Meski terkesan sepele, tidur mangap bisa menimbulkan rasa malu, terutama jika terjadi di tempat umum seperti kereta, pesawat, atau bus.
Namun, efeknya tidak hanya sebatas itu. Kebiasaan tidur dengan mulut terbuka ternyata bisa berdampak buruk bagi kesehatan. Lantas, apa penyebabnya dan apa saja risikonya?
Penyebab Tidur Mangap
Hampir semua orang pernah mengalami tidur dengan mulut terbuka. Namun, bagi sebagian orang, kondisi ini bisa terjadi terus-menerus dan sulit dikendalikan.
Umumnya, hal ini dipicu oleh posisi tidur yang kurang tepat, misalnya tidur sambil duduk dengan kepala menghadap ke belakang. Tidak heran jika kebanyakan orang mengalaminya ketika tertidur di kendaraan.
Selain posisi tidur, beberapa penyebab lainnya antara lain:
1. Alergi
Saat alergi kambuh, saluran pernapasan hidung terganggu sehingga tubuh secara otomatis membuka mulut agar oksigen tetap masuk.
2. Hidung tersumbat
Kondisi flu, pilek, atau sinusitis membuat napas lewat hidung tidak lega, sehingga mulut terbuka ketika tidur.
3. Sleep apnea
Gangguan tidur ini menyebabkan napas berhenti beberapa detik saat tidur. Penderitanya biasanya mendengkur dan cenderung tidur dengan mulut terbuka.

















