Daftar 40 Calon Menteri/Wamen Bergelar Doktor dan Profesor di Kabinet Prabowo-Gibran
Thomas Pulungan






Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) meraih gelar Doktor setelah menjalani sidang terbuka di Universitas Airlangga (Unair) pada Senin (7/10/2024). AHY mengangkat disertasi dengan judul "Kepemimpinan Transformasional dan Orkestrasi Sumber Daya Manusia Menuju Indonesia Emas 2045".
AHY yang merupakan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) saat ini menempuh program studi Pengembangan Sumber Daya Manusia (PSDM) di Sekolah Pascasarjana Unair. AHY yang juga Ketua Umum Partai Demokrat dinyatakan lulus dalam waktu masa studi 3 tahun 1 bulan 2 hari, dengan predikat cumlaude alias dengan pujian.
Sementara Bahlil, meraih gelar Doktor dari Universitas Indonesia (UI) pada Rabu (16/10/2024). Dalam sidang terbuka, Bahlil berhasil mempertahankan disertasinya berjudul “Kebijakan, Kelembagaan, dan Tata Kelola Hilirisasi Nikel yang Berkeadilan dan Berkelanjutan di Indonesia".
Sama dengan AHY, Bahlil yang saat ini menjabat Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) juga mendapat predikat cumlaude. Hanya Bahlil yang juga Ketua Umum Partai Golkar, lebih cepat menyelesaikan masa studinya, yakni yakni 1 tahun 8 bulan atau 3 semester.
Selain AHY dan Bahlil, ternyata cukup banyak calon menteri, kepala badan, dan wakil Menteri (wamen) Kabinet Prabowo-Gibran yang sudah bergelar doktor. Bahkan beberapa di antaranya sudah profesor.
Program Doktor atau S-3 merupakan jenjang pendidikan formal tertinggi yang ditempuh di perguruan tinggi. Di Indonesia, Program Doktor membutuhkan waktu 3-5 tahun, sedangkan di luar negeri bisa berkisar 3-7 tahun, tergantung negara dan institusinya.
Sedangkan Profesor adalah jabatan fungsional tertinggi bagi dosen yang mengajar di perguruan tinggi. Profesor atau guru besar merupakan jabatan akademik yang prestisius, dengan kewenangan untuk membimbing calon Doktor.
Berdasarkan penelusuran Erakini, Jumat (18/10/2024), terdapat total 27 calon menteri, kepala badan, dan wamen Kabinet Prabowo-Gibran yang sudah bergelar Doktor baik gelar Doktor akademik (S-3) maupun Doktor Kehormatan (HC). Sedangkan bergelar Profesor berjumlah 13 orang.
Berikut Calon Menteri Bergelar Doktor:
1. Bahlil Lahadalia (Ketua Umum Partai Golkar), S-3 UI
2. Zulkifli Hasan (Ketua Umum PAN), Doktor Kehormatan Korea Sejong Universitas dan Universitas Negeri Semarang
3. Muhaimin Iskandar (Ketua Umum PKB), Doktor Kehormatan Universitas Airlangga
4. Agus Harimurti Yudhoyono (Ketua Umum Partai Demokrat), S-3 Universitas Airlangga
5. Sri Mulyani Indrawati (Menteri Keuangan/Akademisi), S-3 University of Illinois Urbana Champaign, AS
6. Supratman Andi Atgas (Menteri Hukum dan HAM/Gerindra), S-3 Universitas Muslim Indonesia
7. Fadli Zon (Wakil Ketua Umum Partai Gerindra), S-3 UI
8. Wihaji (Wakil Ketua Umum Golkar), S-3 Universitas Negeri Jakarta
9. Teuku Riefky Harsya (Sekjen Partai Demokrat), S-3 Institut Pertanian Bogor (IPB)
10. Tito Karnavian (Mantan Kapolri/Menteri Dalam Negeri), S-3 Nanyang Technological University, Singapura
11. Raja Juli Antoni (Sekjen PSI), S-3 Universitas Queensland, Australia
12. Agus Gumiwang (Menteri Perindustriain/Partai Golkar, S-3 Universitas Padjadjaran
13. Ribka Haluk (Pj Gubernur Papua/Birokrat), S-3 Universitas Cendrawasih
14. Budi Santoso (Sekjen Kemendag/Birokrat), S-3 Universitas Sahid
15. Hanif Faisol Nurofiq (Dirjen Planologi KLHK/Birokrat), S-3 (n/a)
16. Andi Amran Sulaiman, S-3 Universitas Hasanuddin
17. Erick Thohir, Doktor Kehormatan Universitas Brawijaya
18. Airlangga Hartarto, Doktor Kehormatan The Korea Development Institute (KDI) School of Public Policy dan Universitas Negeri Semarang
Calon Menteri Bergelar Profesor:
1. Yusril Ihza Mahendra (Pakar Hukum Tata Negara/PBB), Guru Besar UI
2. Satryo Soemantri Brodjonegoro (Akademisi), Guru Besar ITB
3. Abdul Mu'ti (Sekretaris Umum PP Muhammadiyah), Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah
4. Pratikno (Menteri Sekretaris Negara/Akademisi), Guru Besar UGM
5. Rachmat Pambudy (Akademisi), Guru Besar IPB
6. Nasaruddin Umar (Imam Besar Masjid Istiqlal/Akademisi), Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah
Calon Kepala Badan dan Wakil Menteri Bergelar Doktor:
1. Bima Arya (PAN), S-3 Australian National University
2. Romo Muhammad Syafi'i (Gerindra), S-3 Perguruan Tinggi Ilmu Al-Qur'an Jakarta
3. Juri Ardiantoro (NU/Staf Khusus Presiden), S-3 Universitas Malaya, Malaysia
4. Dahnil Anzar Simanjuntak (Gerindra), S-3 Universitas Diponegoro
5. Raffi Ahmad (Artis), Doktor Kehormatan Universal Institute of Professional Management Thailand
6. Anggito Abimanyu (Birokrat/Akademisi), S-3 University of Pennsylvania, Philadelphia, AS
7. Fajar Riza Ulhaq (Muhammadiyah, S-3 UGM
8. Didit Herdiawan (Purnawirawan TNI AL), S-3 IPB
9. Bambang Eko Suhariyanto (Purnawirawan TNI/Staf Ahli Menhan), S-3 Universitas Brawijaya
Calon Kepala Badan dan Wakil Menteri Bergelar Profesor:
1. Stella Christie (Akademisi), Guru Besar Tsinghua University, Beijing, China
2. Edward Omar Sharif Hiariej (Akademisi), Guru Besar UGM
3. Fauzan (Akademisi), Guru Besar Universitas Muhammadiyah Malang (UMM)
4. Otto Hasibuan (Advokat), Honorary Professor Universitas Jayabaya
5. Atip Latifulhayat (Akademisi Unpad), Guru Besar Universitas Padjadjaran
6. Dudung Abdurachman (Purnawirawan TNI AD), Guru Besar Sekolah Tinggi Hukum Militer
7. Suahasil Nazara (Wakil Menteri Keuangan/Birokrat), Guru Besar UI.


