Fakta Terbaru! Tidur Kurang dari 5 Jam Tingkatkan Risiko Diabetes
Thomas Pulungan
JAKARTA, (ERAKINI) - Sebuah penelitian menemukan fakta baru penyakit diabetes. Seseorang yang tidur kurang dari lima jam dalam sehari menghadapi risiko lebih besar terkena penyakit diabetes tipe dua. Termasuk bagi yang telah menerapkan pola makan sehat.
Mengutip Medical Daily, penelitian yang dilakukan tim peneliti dari Universitas Uppsala dan dipublikasikan di JAMA Network Open, mengungkapkan, risiko diabetes dari kekurangan tidur tidak cukup dicegah hanya dengan mengonsumsi makanan sehat.
"Penelitian sebelumnya telah menunjukkan bahwa durasi tidur yang singkat setiap hari secara berulang dapat meningkatkan risiko diabetes tipe dua. Sementara kebiasaan diet sehat seperti makan buah dan sayuran secara teratur dapat mengurangi risikonya," kata anggota tim peneliti, Diana Noga, dikutiip Kamis (7/3/2024).
Namun, peneliti belum dapat memastikan apakah orang yang memiliki durasi tidur terlalu pendek dapat mengurangi risiko terkena diabetes tipe dua dengan makan sehat.
Penelitian ini menggunakan sampel data dari UK Biobank. Data ini berasal dari respons para peserta yang ditanya tentang kesehatan dan gaya hidup mereka dan dipetakan secara genetik.
Tim peneliti terus menindaklanjuti data dari para peserta selama lebih dari sepuluh tahun. Mereka menemukan bahwa durasi tidur antara tiga sampai lima jam memiliki kaitan dengan risiko lebih tinggi terkena tipe dua.

















