Australia Awards kembali membuka pendaftaran beasiswa studi Master dan PhD bagi warga negara Indonesia. Pendaftaran sudah bisa dilakukan mulai Februari ini. Foto: Ilustrasi/Ist
JAKARTA, (ERAKINI) - Bagi Anda yang ingin merasakan pendidikan kelas dunia, ini kesempatan emas untuk mendapatkan Beasiswa Australia Awards 2024. Australia Awards kembali membuka pendaftaran beasiswa studi Master dan PhD bagi warga negara Indonesia.
Pendaftaran sudah bisa dilakukan mulai Februari ini. Pendaftaran akan ditutup pada 30 April 2024 pukul 20.59 WIB.
Beasiswa Australia Awards merupakan penghargaan internasional bergengsi yang ditawarkan Pemerintah Australia untuk memperoleh gelar Master atau PhD dari perguruan tinggi Australia.
Beasiswa ini telah menjadi komponen penting dalam program bantuan Pemerintah Australia di Indonesia sejak tahun 1953. Melalui studi, penelitian dan jaringan, penerima beasiswa mengembangkan keterampilan dan pengetahuan untuk mendorong perubahan dan membantu membangun hubungan antar masyarakat yang langgeng dengan Australia.
Beasiswa ini menawarkan berbagai manfaat yang mencakup bahasa Inggris dan dukungan akademis sebelum belajar di Australia. Kemudian, serangkaian kegiatan pengembangan profesional dan jaringan yang akan memperkaya pengetahuan, pengalaman dan jaringan para sarjana sebelum, selama dan setelah studi mereka.
Pelamar dinilai berdasarkan kualitas profesional, soft skill, kompetensi akademik dan, yang paling penting, potensi mereka untuk mengatasi tantangan pembangunan di Indonesia.
"Beasiswa Australia Awards bertujuan untuk mencapai keseimbangan antara penerima beasiswa perempuan dan laki-laki serta mendorong pelamar dari berbagai latar belakang," tulis laman Australia Awards in Indonesia, dikutip, Senin (5/2/2024).
Beasiswa bergengsi ini tersedia bagi seluruh masyarakat Indonesia yang berpotensi memberikan kontribusi positif terhadap pembangunan berkelanjutan.
Beasiswa ini juga mencakup dukungan untuk kelompok sasaran ekuitas, yang bertujuan untuk mengatasi hambatan akses dan mencerminkan prioritas pembangunan kedua pemerintah.
Kelompok-kelompok tersebut terdiri dari penyandang disabilitas, perempuan dari latar belakang ekonomi kurang mampu, dan individu dari provinsi sasaran pemerataan.
Daerah tersebut terdiri dari Provinsi Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, Maluku, Maluku Utara, Papua, Papua Barat, Papua Barat Daya, Papua Selatan, Papua Dataran Tinggi, Papua Tengah, Sulawesi Barat, Kalimantan Barat, Gorontalo, Sulawesi Tengah, dan Lampung.
Mengutip situs resminya, berikut informasi komponen pembiayaan beasiswa Australia Awards serta persyaratannya.
Komponen Pembiayaan:
1. Biaya pendidikan Master dan PhD
2. Biaya akademik tambahan
3. Biaya hidup
4. Tiket pesawat pulang pergi
5. Pelatihan bahasa Inggris sebelum memulai studi di Australia
6. Tunjangan di Indonesia selama pelatihan pra keberangkatan
7. Biaya pemeriksaan kesehatan dan rontgen untuk syarat visa belajar
8. Visa pelajar DFAT dan visa tanggungan pelajar
9. Overseas Student Health Cover (OSHC)
10. Pengembangan profesional dan jaringan
Persyaratan:
1. Warga Negara Indonesia (WNI)
2. Tidak menikah atau bertunangan dengan warga Australia atau Selandia Baru atau penduduk tetap
3. Tidak mengajukan permohonan visa untuk tinggal di Australia
4. Tidak melamar program beasiswa Australia Awards lainnya
5. Bukan personel militer yang sedang bertugas saat ini
6. Memenuhi persyaratan Departemen Imigrasi dan Perlindungan Perbatasan untuk visa pelajar DFAT
7. Mengisi formulir pendaftaran
8. Bersedia mengikuti pelatihan bahasa Inggris
Dokumen yang diperlukan:
1. Ijazah/transkrip D3, D4 atau S1 untuk pelamar master
2. Ijazah/transkrip S1 dan S2 untuk pelamar PhD
3. Hasil IELTS, TOEFL, atau PTE harus terkini (maksimal dua tahun terakhir)
4. Menyerahkan dua referee report bagi pelamar PhD penelitian dan satu referee report bagi pelamar PhD kursus
5. Menyerahkan dokumen Nominating Agency Declaration
6. Berkas-berkas harus disahkan baik oleh lembaga/universitas terkait
Pendaftaran bisa dilakukan melalui laman https://www.australiaawardsindonesia.org. Saat melamar secara online, semua dokumen pendukung penting harus diunggah pada formulir aplikasi online untuk memenuhi persyaratan khusus di Indonesia.
Pelamar disarankan mengirimkan lamaran secara online jauh sebelum tanggal penutupan. Sebab pendaftaran online akan sibuk pada hari-hari menjelang batas waktu pendaftaran, sehingga pelamar memungkinkan mengalami kendala atau penundaan.