Telur Rebus, Orak-Arik, atau Goreng: Mana yang Paling Menyehatkan? Simak di Sini!
Akhmad Baihaqi Arsyad
JAKARTA, (ERAKINI) - Telur adalah sumber gizi yang sangat lengkap dan fleksibel dalam cara penyajiannya. Namun, tahukah Anda bahwa cara memasak telur bisa memengaruhi kualitas nutrisinya?
Berikut ini penjelasan lengkap perbandingan antara tiga metode memasak telur yang paling umum: direbus, diorak-arik, dan digoreng, serta dampaknya terhadap kesehatan, dilansir dari Only My Health!
Telur: Kaya Nutrisi, Tergantung Cara Memasaknya
Telur merupakan makanan padat gizi yang mengandung protein berkualitas tinggi, vitamin A, D, E, K, berbagai vitamin B, serta mineral penting dan lemak sehat. Meski begitu, manfaat kesehatannya tidak hanya berasal dari kandungan alaminya, tetapi juga sangat bergantung pada teknik memasaknya. Menurut Dr Archana Batra, ahli gizi dan edukator diabetes dari Gurugram, metode memasak bisa menentukan seberapa besar manfaat atau risiko yang kita dapatkan dari konsumsi telur.
1. Telur Rebus: Paling Efisien dari Sisi Nutrisi
Merebus telur adalah metode memasak yang tidak membutuhkan tambahan minyak atau mentega, sehingga menjadikannya pilihan rendah kalori dan rendah lemak tambahan. Ini membuatnya ideal bagi orang yang sedang mengatur berat badan, memiliki kolesterol tinggi, atau menderita diabetes.
“Karena tidak ada tambahan lemak, telur rebus memiliki profil kalori yang rendah namun tetap tinggi protein,” jelas Dr Batra. Ia juga menambahkan bahwa telur rebus cenderung mengandung lebih sedikit senyawa oksidasi kolesterol dibanding telur yang digoreng, terutama ketika menggunakan telur omega-3.


















